Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
07 Maret 2026 | 16:54 WIB
Pesantren

Gus Haris Bangga Torasera Nurja Jadi Penggerak UMKM di Kabupaten Probolinggo

UMKM Ramadhan Fest 2026
UMKM Ramadhan Fest 2026, Torasera Nurja. {Surau.ID}

 

Probolinggo (Surau.ID) – Bupati Probolinggo dr. H. Muhammad Haris Damanhuri Romly, menegaskan pentingnya penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai penggerak utama perekonomian daerah. Ia menyampaikan hal tersebut saat memberikan sambutan dalam acara puncak UMKM Ramadhan Fest 2026 di Torasera Nurja Berkah, Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (7/3/2026).

Ia mengapresiasi seluruh panitia dan pelaku UMKM karena telah menyelenggarakan kegiatan tersebut, yang dinilai mampu mendorong promosi produk lokal sekaligus memperkuat jejaring pelaku usaha di daerah.

“Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang promosi produk lokal, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ekonomi masyarakat dan mempererat silaturahmi antarpelaku usaha,” ujar Gus Haris, kerap disapa.

Gus Haris menjelaskan bahwa Kabupaten Probolinggo memiliki potensi sumber daya alam yang besar dengan wilayah yang cukup luas dan beragam, mulai dari kawasan pesisir, dataran rendah hingga pegunungan. Potensi tersebut, menurutnya, dapat menjadi modal penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika dikelola secara optimal.

Ia juga memaparkan bahwa jumlah penduduk Kabupaten Probolinggo saat ini telah mencapai lebih dari satu juta jiwa. Kondisi tersebut menjadi potensi sekaligus tantangan bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan pembangunan ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Gus Haris menyoroti peran penting sektor pertanian dan perkebunan yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat. Berbagai komoditas unggulan seperti padi, jagung, bawang merah, hingga tembakau menjadi sumber penghidupan utama warga.

“Sektor pariwisata juga memiliki peluang besar untuk dikembangkan. Kabupaten Probolinggo memiliki berbagai destinasi wisata alam, budaya, dan religi yang berpotensi menjadi penggerak ekonomi daerah,” terangnya.

Penguatan UMKM Tekan Kemiskinan

Gus Haris mengungkapkan saat ini terdapat sekitar 76.161 pelaku UMKM di Kabupaten Probolinggo. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa sektor UMKM memiliki kontribusi besar dalam menyerap tenaga kerja serta meningkatkan pendapatan masyarakat.

Namun demikian, ia juga mengakui bahwa daerahnya masih menghadapi tantangan serius dalam upaya menekan angka kemiskinan.

“Kita juga harus menyadari bahwa berdasarkan data resmi dari Badan Pusat Statistik, Kabupaten Probolinggo masih termasuk dalam kategori daerah dengan tingkat kemiskinan yang cukup tinggi dan berada pada peringkat keempat tertinggi di Jawa Timur,” katanya.

Karena itu, lanjut Gus Haris, Pemerintah Kabupaten Probolinggo terus mendorong berbagai program strategis untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Program tersebut antara lain melalui penguatan UMKM, pengembangan sektor pertanian dan pariwisata, peningkatan investasi, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Haris juga mengapresiasi keberadaan Torasera Nurja Berkah yang dikelola oleh Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton. Menurutnya, keberadaan usaha tersebut menunjukkan peran nyata pesantren dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Keberadaan tempat ini menjadi contoh nyata bagaimana lembaga pendidikan dan pesantren dapat berperan aktif dalam menggerakkan ekonomi masyarakat serta memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang,” pungkasnya.

Penulis: Adi Purnomo Suharno
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id