LAMONGAN (Surau.ID) – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan mengirimkan tujuh delegasi untuk mengikuti Madrasah Kader (MK) ISNU I tingkat Jawa Timur. Kegiatan tersebut berlangsung di Universitas Islam Darul Ulum (Unisda), Lamongan, mulai Jumat hingga Ahad (26-28/06/2026).
Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan, Ahmad Adip Muhdi, menyatakan bahwa Madrasah Kader merupakan ruang strategis untuk menempa karakter dan cara berpikir kader. Hal ini dilakukan agar kader intelektual NU memiliki kapasitas keilmuan, kepemimpinan, dan komitmen tinggi dalam berkhidmah tanpa meninggalkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.
Pengiriman delegasi ini mencerminkan keseriusan organisasi dalam membangun kader berkualitas yang mampu memperluas wawasan dan memperkuat jejaring ISNU di daerah.
Para delegasi yang dikirimkan meliputi Ahmad Syahrandi, Syamsul Arifin, H. Choiron, Siswantoro, Sugiarto, dan Syahara Inda Wahdah. Keikutsertaan mereka menjadi bagian dari ikhtiar nyata untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan ISNU Kabupaten Pasuruan.
Dalam forum bertema “Mencetak Kader Intelektual, Berakhlak Mulia, dan Berkhidmah untuk Umat dan Bangsa” ini, para peserta mendapatkan berbagai materi penting. Materi tersebut meliputi pengarahan dari Pimpinan Pusat ISNU, dasar pemikiran serta pengantar MK ISNU, hingga pengembangan SDM ISNU.
Selain itu, terdapat sesi keynote speech mengenai “Diplomasi Kemanusiaan dan Moderasi Islam” yang disampaikan oleh Prof. Farid F. Saenong.
Ahmad Adip Muhdi, yang juga merupakan Ketua Yayasan Asholah Kejeron Gondangwetan, berharap sepulang dari kegiatan tersebut, para delegasi dapat menjadi motor penggerak kaderisasi yang tangguh di Kabupaten Pasuruan.
Ia menekankan bahwa kader ISNU harus menjadi sosok teladan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan semangat untuk mengabdi kepada Nahdlatul Ulama, umat, dan bangsa. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan untuk memajukan gerakan ISNU di daerah masing-masing.