JAKARTA (Surau.ID) – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pihak Istana tengah merencanakan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke lokasi terdampak bencana gempa di Nusa Tenggara Timur.
Meski kunjungan langsung masih dalam tahap persiapan yang matang dan memerlukan penyesuaian kondisi lapangan, pemerintah pusat memastikan penanganan darurat serta pengiriman tim bantuan telah bergerak optimal.
Pemerintah terus memonitor perkembangan penanganan pascabencana setiap hari berdasarkan laporan para menteri dan kepala lembaga, sekaligus mengapresiasi solidaritas berbagai pemerintah daerah yang telah mengirimkan bantuan.
Koordinasi dan Solidaritas Nasional
Penanganan dampak gempa di wilayah Nusa Tenggara Timur melibatkan sinergi erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dan pelayanan dasar bagi warga terdampak.
Berbagai elemen masyarakat dan pemerintah daerah turut menunjukkan kepedulian tinggi dengan menyalurkan bantuan logistik secara berkala guna meringankan beban para korban yang berada di lokasi pengungsian.
Kesiapan Kunjungan Kepala Negara
Pemerintah menegaskan bahwa setiap agenda kunjungan presiden ke daerah bencana memerlukan kesiapan sarana dan prasarana khusus agar tidak mengganggu proses penanganan darurat yang sedang berlangsung di lapangan.
“Sedang direncanakan. Tetapi perlu juga kami sampaikan bahwa kadang-kadang memang di masa-masa awal itu kondisi di lapangan bukan kita memilih untuk lebih fokus mengatasi masalah terlebih dahulu,” ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Hingga saat ini, koordinasi lintas sektoral terus diperkuat untuk memastikan seluruh kebutuhan pengungsi terpenuhi dengan baik, sembari memantau situasi secara berkala sebelum agenda peninjauan langsung dijadwalkan.