JOMBANG (Surau.ID) – Perhelatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Tambakberas, Jombang, membawa berkah tersendiri bagi warga lokal, termasuk kaum muslimah yang beralih profesi menjadi pengemudi ojek.
Kehadiran layanan transportasi khusus perempuan ini memberikan rasa nyaman serta pilihan praktis bagi para muktamirin perempuan yang ingin berpindah antar-lokasi di tengah padatnya acara.
Meskipun jumlahnya terbilang terbatas, layanan ojek muslimah ini mampu melayani mobilitas tinggi para pengunjung ke berbagai titik keramaian selama Muktamar berlangsung.
Potensi Ekonomi dan Rute Favorit Penumpang
Emi (49), warga Dusun Plosonggeneng, bersama saudaranya sigap melayani penumpang dengan tarif seikhlasnya sesuai jarak tempuh, mampu membawa hingga sekitar seratus orang per hari.
Para pengemudi ojek perempuan kerap berpindah-pindah lokasi mangkal menyesuaikan animo pengunjung, dengan rute favorit menuju kawasan bazar, expo, hingga makam KH Abdul Wahab Chasbullah.
Kenyamanan Transportasi dan Keterbatasan Armada
Keberadaan ojek muslimah di kawasan Tambakberas sebenarnya bukan hal baru, namun populasinya masih sangat sedikit yakni diperkirakan tidak lebih dari sepuluh orang saja.
Meski demikian, layanan ini sangat diandalkan oleh para pengunjung perempuan yang datang secara berkelompok agar merasa lebih tenang dan nyaman di tengah keramaian.
“Terkadang penumpang perempuan merasa lebih nyaman menggunakan jasa ojek perempuan,” terang Emi, pengemudi ojek muslimah asal Jombang.
Inisiatif mandiri ini membuktikan bahwa semangat ekonomi kerakyatan dan pelayanan ikhlas mampu berjalan selaras dalam menyukseskan gelaran akbar para ulama.