SITUBONDO (Surau.ID) – Perkumpulan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Indonesia memperluas kolaborasi strategis lewat penandatanganan MoU dan PKS dalam Temu Tahunan ke-13 di Situbondo pada tanggal 23 Juli 2026.
Penandatanganan kerja sama ini melibatkan berbagai pimpinan perguruan tinggi guna memperkuat sinergi akademik, peningkatan mutu akreditasi LAMDIK, serta pengembangan riset berdampak secara berkelanjutan.
Agenda penting tersebut mengusung tema besar integrasi kecerdasan buatan, kurikulum berbasis OBE, serta penguatan rekognisi global bagi program studi Manajemen Pendidikan Islam di tanah air.
Strategi Pengembangan Akademik
Kolaborasi nyata ini diwujudkan melalui program penelitian bersama, publikasi ilmiah bereputasi, pertukaran dosen, hingga peningkatan kapasitas pengelola institusi secara terpadu.
Sinergi lintas kampus dinilai menjadi modal utama dalam menjawab tantangan zaman serta dinamika perkembangan dunia pendidikan tinggi modern yang semakin kompetitif.
Sinergi Menuju Rekognisi Global
Komitmen kemitraan diharapkan mampu membawa program studi terkait semakin unggul, adaptif, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
“Penguatan jejaring ini merupakan langkah awal mewujudkan aksi nyata dalam membangun ekosistem pendidikan yang unggul,” ujar Prof. Dr. Sri Rahmi selaku Ketua PPMPI pada 23 Juli 2026.
Langkah kolaboratif antarperguruan tinggi ini menandai babak baru kemajuan mutu institusi pendidikan Islam menuju rekognisi tingkat nasional dan global.