PROBOLINGGO (Surau.ID) – Pascasarjana Universitas Nurul Jadid (UNUJA) bekerja sama dengan Perkumpulan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (PPMPI) Indonesia sukses menyelenggarakan The 8th Annual Conference on Islamic Education Management (ACIEM) 2026.
Konferensi akbar yang menjadi rangkaian Temu Tahunan ke-13 PPMPI Indonesia ini dilangsungkan di Universitas Nurul Jadid pada Senin, 20 Juli 2026, dengan mengusung tema adaptif di era digital.
Wakil Rektor III UNUJA, Prof. Dr. H. Hasan Baharun, M.Pd., menyampaikan bahwa forum strategis ini diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai kalangan guna memperkuat tata kelola program studi yang integratif.
Transformasi Kurikulum dan Rekognisi Global
Mengangkat tema besar navigasi MPI 5.0, kegiatan ini berfokus pada penguatan integrasi kecerdasan buatan, kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), serta peningkatan riset yang berdampak luas.
“Konferensi ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kapasitas akademik dan tata kelola Program Studi Manajemen Pendidikan Islam dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan, pendekatan Outcome-Based Education (OBE), serta riset berdampak,” ujar Prof. Dr. H. Hasan Baharun, M.Pd., Wakil Rektor III UNUJA.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris PPMPI Indonesia, Prof. Dr. Zainal Arifin, M.Pd., menekankan pentingnya pertukaran praktik baik serta penguatan mutu kurikulum yang adaptif menghadapi dinamika zaman.
Kolaborasi Lintas Negara
Acara yang menghadirkan narasumber terkemuka dari Indonesia, Malaysia, dan Pakistan ini berhasil memantik antusiasme tinggi dari para peserta melalui diskusi ilmiah serta pertukaran gagasan kolaboratif.
Melalui penyelenggaraan ACIEM 2026 ini, UNUJA menegaskan komitmen kuatnya dalam mendukung transformasi pendidikan Islam yang inovatif, mandiri, serta memiliki daya saing di kancah internasional.