Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
17 Mei 2026 | 12:14 WIB
Daerah

Layanan Ada, Namun Terkendala Mobilitas: Akses Kesehatan dan Pendidikan Keluarga Rentan di Situbondo

IMG

 

Situbondo (Surau.ID) — Ketersediaan layanan kesehatan dan pendidikan di tingkat desa belum sepenuhnya menjamin kemudahan akses bagi seluruh masyarakat. Dalam sejumlah kasus, kendala utama justru terletak pada aspek mobilitas untuk menjangkau layanan tersebut secara rutin.

Hal ini teridentifikasi dalam kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh LPBHNU PCNU Situbondo kepada salah satu keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas. Kegiatan tersebut tidak hanya berupa penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung kondisi riil yang dihadapi masyarakat dalam mengakses layanan dasar.

Keluarga tersebut tinggal di rumah sederhana berukuran sekitar 4×5 meter dan dihuni oleh lima orang anggota keluarga.

Kepala keluarga diketahui tengah mengalami sakit serius dan membutuhkan penanganan medis secara berkala. Secara fasilitas, layanan kesehatan serta sarana transportasi darurat seperti ambulans dan mobil siaga desa sebenarnya telah tersedia. Namun demikian, keluarga masih mengalami kesulitan dalam mobilitas untuk memanfaatkan layanan tersebut secara berkelanjutan.

“Kalau untuk berobat sebenarnya ada, tapi untuk mobilitas menjangkau layanan tersebut secara rutin kami kesulitan,” ujar salah satu anggota keluarga.

Di sisi ekonomi, keluarga tersebut menggantungkan penghidupan pada pekerjaan serabutan di sektor pertanian dengan pendapatan yang tidak menentu. Kondisi ini membuat pemenuhan kebutuhan sehari-hari harus dijalani dalam keterbatasan.

Untuk menopang kebutuhan hidup, keluarga juga menjalankan usaha kecil berupa pemeliharaan ternak sapi, dengan sebagian anggota keluarga turut membantu mencari pakan ternak di sekitar lingkungan tempat tinggal.

Pada sektor pendidikan, salah satu anak dalam keluarga tersebut terpaksa menghentikan pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Hambatan yang dihadapi bukan pada biaya pendidikan, melainkan keterbatasan mobilitas untuk menjangkau lokasi sekolah yang cukup jauh.

“Bukan tidak mau sekolah, tetapi karena lokasi sekolah cukup jauh dan kami kesulitan dalam mobilitas untuk ke sana,” ungkap keluarga.

Keluarga tersebut juga telah menerima bantuan sosial dari pemerintah. Namun demikian, bantuan tersebut dinilai belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan mendasar, terutama dalam mendukung keberlanjutan akses terhadap layanan kesehatan dan pendidikan.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah awal LPBHNU PCNU Situbondo dalam memperluas peran tidak hanya pada bantuan sosial, tetapi juga pada upaya pendampingan dan advokasi terhadap persoalan akses layanan dasar di masyarakat.

LPBHNU PCNU Situbondo menilai bahwa kondisi ini menunjukkan bahwa tantangan kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan layanan, tetapi juga pada kemampuan mobilitas masyarakat dalam mengakses layanan dasar secara berkelanjutan.

Penulis: Roz
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id