Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
08 Juli 2026 | 15:04 WIB
Daerah

Rumah Tak Layak Huni di Klenang Lor Direnovasi Lewat Program Rutilahu

Foto bersama program Rutilahu (Foto: Surau.ID/Ist)

 

PROBOLINGGO (Surau.ID) – Sejumlah warga kurang mampu di Desa Klenang Lor, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, tersenyum sumringah setelah rumah mereka terpilih untuk mendapatkan program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Pelaksanaan bedah rumah ini dilakukan secara transparan dan bersinergi, dengan pengawalan langsung dari Bintara Pembina Desa (Babinsa) Klenang Lor guna memastikan seluruh proses renovasi berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran.

Fokus pada Standar Keselamatan dan Kesehatan

Kepala Desa Klenang Lor, Moh Sodiq, menjelaskan bahwa program Rutilahu ini merupakan bentuk konkret kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. 

Menurutnya, program ini berfokus pada pemenuhan standar dasar sebuah hunian.

“Program Rutilahu ini adalah bantuan sosial pemerintah untuk memperbaiki kondisi rumah warga kurang mampu agar memenuhi standar keselamatan, kesehatan, dan kecukupan ruang. Fokus utama perbaikan meliputi perombakan atap, lantai, dinding, dan fasilitas sanitasi atau MCK,” ujarnya pada (8/7/2026).

Kades Sodiq sapaan akrabnya menambahkan, program ini mengusung misi jangka panjang yang tidak sekadar memperbaiki fisik bangunan. 

Tujuan utamanya, lanjutnya, adalah menciptakan lingkungan hunian yang sehat, aman, dan nyaman, sekaligus meningkatkan derajat kesehatan penghuni agar terhindar dari berbagai risiko penyakit akibat sanitasi yang buruk.

“Ujung dari program ini adalah mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat secara berkelanjutan,” imbuhnya.

Semangat Gotong Royong

Agar bantuan tepat sasaran, pihak desa menerapkan kriteria seleksi yang ketat sesuai regulasi yang berlaku. Penerima bantuan diwajibkan memenuhi syarat utama, di antaranya:

Merupakan warga berpenghasilan rendah atau fakir miskin. Memiliki atau menempati rumah pribadi dengan status kepemilikan tanah yang sah (jelas dan tidak dalam sengketa). Kondisi fisik rumah dinilai sudah tidak layak huni, baik secara struktural maupun sanitasi.

Keberhasilan program ini di lapangan tidak lepas dari kolaborasi multi-sektor yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten, hingga tingkat desa. 

“Di Klenang Lor sendiri, semangat gotong royong warga sekitar dan pendampingan dari TNI (Babinsa) menjadi ruh utama cepatnya proses pengerjaan bangunan,” pungkasnya.

Harapan Baru Bagi Warga

Manfaat dari program Rutilahu ini dirasakan langsung oleh Abdul Asik, salah satu warga Dusun Alastiang yang rumahnya terpilih untuk direnovasi. Pria yang sehari-harinya bekerja di sawah ini mengaku sangat bersyukur dan tidak menyangka rumahnya kini menjadi jauh lebih layak dan kokoh.

“Kami sekeluarga sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pak Kades, dan Bapak Babinsa yang sudah peduli dan membantu memperbaiki rumah kami. Sekarang kami tidak perlu khawatir lagi kalau hujan bocor atau roboh. Terima kasih banyak, bantuan ini sangat berarti untuk masa depan keluarga kami,” ungkapnya.

Dengan adanya program Rutilahu yang menyasar pelosok desa seperti Klenang Lor, diharapkan ketimpangan sosial dapat terus ditekan dan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Probolinggo dapat meningkat secara signifikan.

Penulis: Badrul Nurul Hisyam
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id