DENPASAR (Surau.ID) – Delegasi Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Ogan Komering Ilir (OKI) kembali mengukir prestasi gemilang di panggung dunia dengan meraih 15 medali pada ajang International Applied Biology Olympiad (IABO) 2026 yang berlangsung di Bali, 12–14 Juni 2026.
Di tengah persaingan ketat yang melibatkan peserta dari berbagai Negara, seperti Malaysia, Armenia, Romania, Thailand, Vietnam, dan Rusia, tim madrasah ini berhasil membawa pulang 4 medali emas, 4 medali perak, dan 7 medali perunggu. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa ekosistem pendidikan madrasah mampu melahirkan generasi yang kompetitif dan tangguh di tingkat global.
Budaya Berprestasi dan Pembinaan Intensif
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan, Syafitri Irwan, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan ini. Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut merupakan cerminan dari budaya berprestasi yang konsisten dibangun di madrasah, sekaligus menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.
Kesuksesan ini tidak diraih secara instan. Pembimbing Olimpiade Biologi MAN IC OKI, Umi Nadifah, mengungkapkan bahwa keberhasilan 15 siswa tersebut adalah hasil dari proses seleksi ketat serta pembinaan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.
“Capaian ini adalah hasil kolaborasi dan konsistensi seluruh tim. Kami berharap prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi siswa lain untuk terus percaya bahwa madrasah mampu menembus kompetisi dunia,” ujar Kepala MAN IC OKI, Komariah Hawa.
Kompetisi Global Berbasis Analisis
International Applied Biology Olympiad merupakan ajang bergengsi yang fokus menguji kemampuan analisis, pemecahan masalah (problem solving), serta pemahaman ilmiah mendalam dalam konteks terapan global. Keikutsertaan MAN IC OKI dalam ajang ini merupakan bagian dari komitmen madrasah untuk terus membangun tradisi riset dan kompetisi internasional.
Dengan keberhasilan ini, MAN IC OKI semakin memperkokoh posisinya sebagai salah satu madrasah unggulan yang konsisten mengharumkan nama Indonesia di bidang sains. Prestasi ini sekaligus membuktikan bahwa dengan disiplin, pendampingan intensif, dan kerja keras, siswa madrasah mampu berdiri sejajar dengan talenta-talenta muda dari berbagai belahan dunia.