Pasuruan (Surau.ID) – Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf bersama Menteri Koperasi Dr. Ferry Juliantono menghadiri kegiatan kolaborasi penyaluran manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Gejugjati di Dusun Gejugjati Tengah, Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Selasa (10/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyerahkan bantuan secara simbolis berupa kandang ayam petelur kepada 100 penerima manfaat serta dukungan modal koperasi bagi ratusan anggota KDMP Gejugjati. Kegiatan yang diikuti sekitar 200 warga tersebut bertujuan mendorong penerima bantuan sosial agar semakin berdaya melalui koperasi desa.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara Kementerian Sosial dan Kementerian Koperasi dalam upaya memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi.
Ia juga berharap berbagai program pemerintah yang telah dijalankan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan dengan program-program dari pemerintah yang sudah diturunkan dapat membantu kesejahteraan masyarakat semuanya,” katanya.
Menurut Emil, keberadaan KDMP dapat menjadi penghubung bagi pelaku usaha kecil dalam mengakses bahan baku dan memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat desa.
“PKH dan juga program kelompok usaha bersama, maka KDKMP ini bisa menjadi jangkar bagi kelompok usaha untuk mengakses bahan baku untuk usaha banyak biasanya perancangan atau UKM,” jelasnya.
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dalam mendorong penerima manfaat dari program-program Presiden yang disalurkan lewat Kementerian Sosial, menegaskan bahwa pemerintah ingin mendorong penerima bantuan sosial agar dapat berkembang melalui koperasi desa.
Ia juga menjelaskan bahwa masyarakat yang menjadi anggota koperasi tidak hanya berperan sebagai pembeli, tetapi juga sebagai pemilik koperasi.
“Menjadi anggota koperasi beli barang di Koperasi Desa Merah Putih itu menjadi pembeli sekaligus pemilik, karena Bapak Ibu sekalian anggota dari Koperasi Desa Merah Putih,” katanya.
Saifullah Yusuf juga berharap program pemberdayaan tersebut dapat meningkatkan kemandirian masyarakat. Agar, lanjut dia, tidak berharap menerima bantuan yang 3 bulan sekali, namun keluarga dapat berkembang dengan adanya bantuan Koperasi Merah Putih.
“Saya juga mengajak kepala desa untuk dapat membantu mendapatkan data yang akurat terkait penerima bantuan yang sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Sebab bantuan sosial ini bersifat sementara sehingga masyarakat perlu berupaya meningkatkan kemandirian ekonomi,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koperasi Dr. Ferry Juliantono menyebut kolaborasi tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden agar bantuan pemerintah benar-benar tepat sasaran. Sehingga masyarakat yang tadinya sebagai penerima manfaat dapat menjadi penggiat manfaat.
Menurut Ferry, koperasi desa diharapkan mampu menjadi penggerak perekonomian masyarakat. “Diharapkan Koperasi Desa Merah Putih ini dapat menjadi penggerak produk-produk masyarakat di desa untuk dapat diserap oleh Koperasi Desa Merah Putih,” pungkasnya.