JAKARTA (Surau.ID) — Lionel Messi membantah berbagai tudingan yang menyebut Argentina mendapat keuntungan dari keputusan wasit sepanjang perjalanan menuju final Piala Dunia 2026.
Menurutnya, keberhasilan Albiceleste kembali menembus partai puncak merupakan hasil dari konsistensi performa tim dalam beberapa tahun terakhir.
Argentina memastikan tempat di final setelah mengalahkan Inggris dengan skor 2-1 pada laga semifinal. Sempat tertinggal satu gol, tim asuhan Lionel Scaloni mampu bangkit dengan mencetak dua gol pada menit-menit akhir pertandingan.
Pada partai final akhir pekan nanti, Argentina akan menghadapi Spanyol yang sebelumnya menyingkirkan Prancis dengan kemenangan 2-0 di semifinal.
Sebelum mencapai final, perjalanan Argentina sempat menuai sorotan. Albiceleste lolos dari Cape Verde dan Swiss melalui babak perpanjangan waktu, lalu mencatat kemenangan dramatis 3-2 atas Mesir setelah sempat tertinggal 0-2 hingga 11 menit menjelang waktu normal berakhir.
Sejumlah pihak kemudian mempertanyakan kepemimpinan wasit dalam beberapa pertandingan Argentina. Kubu Swiss dan Mesir melontarkan kritik, sementara pelatih Mesir Hossam Hassan menuding timnya menjadi korban keputusan yang dinilai menguntungkan Argentina dan Lionel Messi. Bahkan, muncul tudingan bahwa FIFA ingin mempertahankan Messi selama mungkin di turnamen.
Menanggapi hal tersebut, Messi menegaskan bahwa pencapaian Argentina tidak diperoleh karena bantuan pihak lain, melainkan hasil kerja keras dan kualitas yang ditunjukkan timnya di lapangan.
“Sejauh ini kami adalah tim terbaik dalam empat tahun terakhir ini, suka atau tidak suka, dan apa pun yang dikatakan orang lain,” kata Messi, dilansir dari ESPN.
Messi menambahkan bahwa keberhasilan Argentina kembali mencapai final menjadi bukti atas konsistensi performa tim. Ia menambahkan, seluruh pencapaian Albiceleste diraih melalui usaha di lapangan, bukan karena adanya perlakuan khusus.
“Sekali lagi, kami menegaskan diri sebagai dua tim terbaik di dunia. Hal itu membuktikan bahwa semua yang sudah kami lakukan bukanlah kebetulan dan tidak ada yang diberikan kepada kami begitu saja,” tegasnya.