PROBOLINGGO (Surau.ID) – Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo, Ning Umi Hani’ah Fahmi AHZ, mendorong terciptanya Kampung Mandiri melalui Bimbingan Teknis di Kantor Pemkab Probolinggo, Senin (29/6/2026), demi memperkuat pemberdayaan ekonomi dan kualitas keluarga.
Kegiatan ini membekali pengurus PKK kecamatan hingga desa untuk mengoptimalkan potensi lokal melalui program Gelari Pelangi, sebagai langkah nyata meningkatkan kemandirian masyarakat berbasis keluarga dan keterampilan perempuan.
Program ini menitikberatkan pada pengembangan inovasi di tingkat desa, mulai dari penguatan ekonomi rumah tangga, ketahanan pangan, hingga pengelolaan lingkungan berkelanjutan guna menciptakan masyarakat yang tangguh dan berdaya saing.
Transformasi Melalui Gelari Pelangi
Program Gelari Pelangi menjadi instrumen utama Pokja II PKK untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan ekonomi keluarga. Inisiatif ini mendorong kader PKK berinovasi mengoptimalkan pekarangan dan usaha mikro demi kemandirian.
Gerakan ini bukan sekadar administratif, melainkan aksi sosial yang menempatkan keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa melalui pemanfaatan potensi desa yang spesifik di setiap wilayah.
Menguatkan Ketahanan Ekonomi Lokal
Implementasi Kampung Mandiri diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat sekaligus menumbuhkan kebanggaan warga terhadap lingkungannya sendiri. “Kampung Mandiri PKK adalah wujud nyata dari kerja gotong royong, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Ning Hani, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo.
Langkah strategis ini diproyeksikan menjadi fondasi bagi desa-desa di Probolinggo untuk tumbuh mandiri, produktif, serta mampu menghadapi berbagai tantangan ekonomi zaman dengan spirit kolaborasi yang kuat.