PROBOLINGGO (Surau.ID) – Meskipun Hari Kartini telah berlalu, pesan Ning Marisa Juwitasari, Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo, akan pentingnya peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah dan stabilitas keluarga semakin relevan.
Ning Marisa menegaskan bahwa perempuan masa kini dituntut mampu menyeimbangkan peran domestik sebagai ibu rumah tangga sekaligus berkontribusi nyata sebagai penggerak pembangunan di lingkungan masyarakat sekitarnya.
Sebagai fondasi utama keluarga, perempuan memegang kendali atas kualitas generasi masa depan, termasuk peran krusial dalam upaya penurunan angka stunting yang menjadi prioritas utama TP PKK tahun ini.
Program Prioritas PKK Probolinggo
TP PKK Kabupaten Probolinggo menetapkan tiga program unggulan tahun 2026 yaitu penurunan stunting, penguatan posyandu remaja, dan penanggulangan sampah berbasis nilai ekonomi bagi rumah tangga.
Ketiga program tersebut dijalankan secara simultan dengan 10 program pokok PKK untuk memastikan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kemandirian ekonomi perempuan di setiap jenjang keluarga.
Mendorong Kemandirian Ekonomi Perempuan
Pemerintah Kabupaten Probolinggo berkomitmen mendukung potensi perempuan melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan di sektor UMKM dan pelayanan publik. “Jika perempuan memiliki kemauan untuk maju dan bergerak bersama, maka berbagai permasalahan, khususnya permasalahan stunting di Kabupaten Probolinggo, insyaAllah dapat kita tekan dan atasi secara bertahap,” ujar Marisa Juwitasari, S.E., M.M..
Harapannya, semangat Kartini terus menginspirasi perempuan Probolinggo untuk tetap percaya diri, berani bermimpi, serta terus meningkatkan kapasitas diri demi membawa kesejahteraan bagi daerah.