JAKARTA (Surau.ID) – NU Online Institute bersama JPZIS NU Online menyalurkan Beasiswa Santri Berprestasi (BSP) kepada sembilan santri terpilih dari berbagai pondok pesantren di Indonesia pada Minggu (2/8/2026).
Program strategis ini memberikan bantuan biaya pendidikan selama satu tahun penuh guna mendukung keberlangsungan belajar santri yang mempunyai prestasi akademik sekaligus komitmen kuat mendalami ilmu di pesantren.
Penerima beasiswa dipilih melalui seleksi ketat, di antaranya mewajibkan para pendaftar memiliki nilai rapor minimal 7,6 pada skala 10 agar kapasitas keilmuan mereka terus meningkat secara konsisten.
Fungsi Utama Dan Komitmen Pendidikan
Penyaluran beasiswa ini mencakup total bantuan senilai Rp25.920.000 dan dirancang sebagai program berkelanjutan yang kampanye penggalangannya dapat diakses masyarakat melalui NU Online Super App.
Selain memperoleh bantuan biaya pendidikan, para penerima juga diwajibkan untuk terus mempertahankan prestasi akademik mereka selama mengikuti program agar tidak mengalami penurunan nilai.
Target Seleksi Dan Penguatan Kader
Sebanyak sembilan penerima bantuan berasal dari empat pondok pesantren, yakni Ponpes Roudhotul Qur’an Cirebon, Ponpes Lirboyo VI Riau, Ponpes Sirojuth Tholibin Grobogan, serta Pesantren Luhur Baitul Hikmah Malang.
“Peserta ini kita wajibkan untuk menjaga prestasinya minimal dengan rapor yang mereka peroleh saat ini. Ke depan tidak boleh menurun. Jadi kalau prestasinya menurun akan kita cabut. Kalau bisa bertahan, kita berharap nanti ke depan yang sudah ada ini kita kasih lagi dan yang belum bisa kita beri,” ujar Direktur NU Online Institute, Ahmad Mundzir.
Inisiatif berkelanjutan ini diharapkan mampu melahirkan kader-kader unggul yang siap mengabdi kepada agama, bangsa, dan masyarakat luas tanpa terkendala masalah biaya.