Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
21 Juni 2026 | 14:06 WIB
Nasional

PBNU Perkuat Kualitas Pesantren Lewat Standardisasi dan Sanad Keilmuan

IMG 36
Ketua Umum PBNU memimpin Munas-Konbes NU 2026 (Foto: Surau.ID/Ist).

 

KEDIRI (Surau.ID) – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) merumuskan langkah strategis penguatan ekosistem pesantren melalui transformasi tata kelola serta penyusunan standar inovasi guna menjaga marwah pendidikan Islam di Indonesia.

Upaya ini dipaparkan dalam Sidang Pleno II Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Minggu (21/6/2026), sebagai respons atas pesatnya perkembangan jumlah pesantren di Tanah Air.

Standardisasi ini bertujuan memastikan bahwa seluruh lembaga pendidikan berbasis pesantren tetap memiliki kualitas pendidikan, dakwah, dan pembentukan karakter yang selaras dengan nilai serta tradisi luhur para ulama terdahulu.

Transformasi Tata Kelola Pesantren Modern

Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), menegaskan bahwa desain strategi transformasi pesantren telah disusun sejak 2023. Hal ini mendesak dilakukan mengingat terdapat sekitar 28.000 pesantren terdata yang memiliki kualitas dan kapasitas yang bervariasi.

Penyusunan standar ini bukanlah upaya untuk membatasi ruang gerak lembaga, melainkan untuk memberikan panduan agar setiap pesantren dapat beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan jati dirinya sebagai institusi pendidikan yang kredibel bagi masyarakat.

Menjaga Kesinambungan Sanad Keilmuan

Selain pembenahan tata kelola, PBNU juga memberikan perhatian besar pada penguatan sanad keilmuan. Melalui kegiatan Halaqah Piagam Nilai-Nilai Keulamaan, PBNU merawat kesinambungan tradisi akademik yang bersambung langsung kepada para ulama salaf.

“Ini bukan sekadar soal warisan dari Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari, tetapi kegiatan dirasah-nya memang diletakkan di Tebuireng,” ujar Gus Yahya mengenai pentingnya menjaga marwah sanad keilmuan tersebut bagi para kiai dan generasi muda pesantren.

Langkah integrasi antara profesionalisme manajemen dan kedalaman tradisi spiritual ini diharapkan mampu menjadikan pesantren sebagai pilar utama yang kokoh dalam menjaga peradaban bangsa.

Dengan tata kelola yang tertata dan sanad yang terjaga, pesantren akan terus menjadi pusat pencerahan yang mampu melahirkan generasi tangguh, berilmu, dan memiliki karakter keislaman yang kuat di tengah tantangan zaman yang terus dinamis.

Penulis: Misbahul A
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id