MOROTAI (Surau.ID) – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai mendukung survei lokasi latihan bersama Kemhan RI dan Australia Defence Force di Lanud Leo Wattimena pada Rabu (2/9/2026).
Kegiatan ini memetakan potensi wilayah batas negara sekaligus menilai kesiapan geostrategis Morotai sebagai arena latihan militer gabungan TNI dan pihak ADF.
Pemerintah daerah siap memfasilitasi kebutuhan koordinasi lintas instansi guna memastikan proses pengkajian berjalan lancar, aman, serta memberikan dampak positif kawasan.
Posisi Geostrategis dan Nilai Sejarah
Morotai memiliki rekam jejak penting sebagai pangkalan militer Perang Dunia II yang kini kembali menjadi titik krusial pertahanan kawasan Pasifik.
Pengembangan daerah latihan baru ini diharapkan memicu sinergi pertahanan bilateral yang kuat sekaligus mendorong akselerasi pembangunan serta investasi lokal di daerah.
Dampak Pembangunan dan Keberlanjutan Lingkungan
Pemerintah menekankan bahwa seluruh rencana pengembangan pertahanan harus tetap menyelaraskan aspek sosial, kelestarian lingkungan, serta kesejahteraan masyarakat setempat. “Kami menyambut baik kegiatan site survey ini,” ujar Sekda Morotai M Umar Ali.
Kerja sama pertahanan ini tidak hanya mempererat hubungan diplomasi, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan.