ENDE (Surau.ID) – Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende, Kholida, turun langsung mendampingi warga terdampak gempa di sembilan posko pengungsian di Ngajo, Desa Ndetuzea, Kecamatan Nangapanda, pada Senin (17/8/2026).
Aksi kemanusiaan ini difokuskan untuk memberikan penguatan spiritual dan mental bagi warga yang masih bertahan di posko pengungsian, sekaligus menyalurkan bantuan logistik berupa paket sembako guna meringankan beban harian mereka.
Langkah proaktif di tingkat akar rumput ini merupakan wujud nyata kepedulian kementerian dalam membantu memulihkan ketenangan jiwa serta menumbuhkan kembali optimisme masyarakat di tengah masa sulit pascabencana.
Penguatan Mental dan Spiritual
Pendampingan intensif terus dilakukan agar masyarakat terdampak tetap tabah dan tenang dalam menghadapi situasi darurat, serta mendapatkan dukungan moril yang memadai dari para pemuka agama setempat.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Ende, Nikolaus Nama Payon, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para penyuluh yang senantiasa hadir merawat solidaritas dan meringankan beban moral warga di lapangan.
Respon Cepat Jajaran Kementerian Agama
Gerakan kemanusiaan ini sejalan dengan instruksi Menteri Agama Nasaruddin Umar agar seluruh jajaran Kemenag di Nusa Tenggara Timur bergerak cepat mengerahkan potensi dan sumber daya demi membantu pemulihan korban.
“Kami tidak hanya memberikan dukungan moral dan doa, tetapi juga menyiapkan langkah cepat melalui pemberian bantuan tanggap darurat guna meringankan beban para korban yang terdampak,” ujar Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Kehadiran para penyuluh di posko-posko pengungsian membuktikan komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa masyarakat terdampak tidak menghadapi masa pemulihan pascagempa ini seorang diri.