PROBOLINGGO (SURAU.ID) Pondok Pesantren Nurul Jadid menegaskan perubahan mendasar dalam sistem pendidikannya dengan menempatkan kegiatan kepramukaan sebagai bagian inti kurikulum santri. Penegasan tersebut disampaikan melalui Apel Akbar Gugus Depan (Gudep) Lengkap perdana yang digelar pada Selasa (10/2/2026).
Wakil Kepala Pesantren I, Dr. KH. Muhammad Imdad Rabbani, M.Th.I., menyebut langkah ini dilandasi kebutuhan membentuk pribadi santri secara utuh, tidak hanya kuat secara spiritual dan intelektual, tetapi juga fisik.
“Pramuka adalah inti kurikulum pesantren. Selain kedisiplinan, Pramuka membina fisik santri. Mukmin yang kuat lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah,” tegas Kiai Imdad saat memberikan amanat di hadapan ratusan peserta, dilansir dari laman resmi nuruljadid.net.
Apel perdana tersebut berlangsung serentak di dua lokasi, yakni area Kantor Kepesantrenan untuk santri putra dan halaman Gedung Putih Dalem Timur bagi santri putri.
Sekitar 600 santri delegasi dari jenjang SMA, MA, SMP, dan MTs terlibat dalam kegiatan ini, didampingi puluhan pembina, termasuk unsur Resimen Mahasiswa Wirasantri Universitas Nurul Jadid serta Saka Bahari TNI Angkatan Laut.
Sebagai tindak lanjut kebijakan baru, Kiai Imdad menginstruksikan seluruh pengurus pesantren dan sekolah untuk menjadi teladan dalam pelaksanaan kegiatan kepramukaan, termasuk kewajiban mengikuti kegiatan serta mengenakan seragam resmi Pramuka.
Ia juga menekankan integrasi nilai Dasa Dharma Pramuka dengan Trilogi Santri Nurul Jadid, khususnya prinsip husnul adab ma’allāh wa ma’al khalq, beradab baik kepada Allah dan sesama makhluk.
Sekretaris Biro Kepesantrenan, Kak Alief, mengapresiasi kolaborasi antar satuan kerja yang membuat apel perdana berlangsung khidmat. Sementara Ketua Gudep Lengkap, Kak Umar, menilai kegiatan serupa ke depan perlu melibatkan seluruh santri, tidak hanya perwakilan.
“Ke depan, apel harus diikuti seluruh peserta. Di sanalah proses pembentukan karakter, kebersamaan, dan kegembiraan berlangsung,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan atraksi yel-yel antarlembaga yang menghadirkan suasana semarak. Momentum ini sekaligus menandai babak baru penguatan karakter kepanduan di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Jadid.