Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
25 Agustus 2026 | 15:57 WIB
Daerah

PWNU Jateng Rumuskan Rekomendasi Kemandirian Umat Jelang Muktamar ke-35 NU

Img 20260823 wa0197 1

 

SRAGEN (Surau.ID) – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah menggelar Muktamar Kemandirian NU di Kantor PCNU Sragen pada Minggu (23/8/2026). Forum strategis ini diselenggarakan guna menghimpun aspirasi dan gagasan yang akan dirumuskan menjadi rekomendasi resmi untuk Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.

​Agenda di Sragen ini menjadi kelanjutan dari kerja konsolidasi organisasi, setelah sebelumnya PWNU Jawa Tengah sukses melaksanakan Muktamar Pertanian untuk Kemuliaan Petani di Semarang.

​Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah, KH Ubaidullah Shodaqoh, menegaskan bahwa kemandirian organisasi harus diawali dari tingkat paling dasar, yakni penguatan kapasitas dan ketahanan tiap-tiap warga NU.

​”Upaya ini harus diawali dengan membangun kemandirian individu warga,” ujarnya 

Kemandirian individu, lanjutnya, merupakan kebutuhan primer, sedangkan kemandirian jam’iyyah menjadi kebutuhan sekunder yang menopangnya,” katanya.

​Ia juga menerangkan bahwa iuran atau kontribusi warga NU pada hakikatnya adalah sarana gotong royong dalam menunaikan amal saleh. Oleh karena itu, kemandirian lembaga hendaknya tidak dipandang sebagai target akhir.

​”Kemandirian NU ini sebagai media (wasilah), bukan sebagai tujuan,” tegasnya.

Menurutnya, posisi kemandirian berfungsi sebagai sarana pendukung agar pelaksanaan ibadah berjalan tertib serta cita-cita besar organisasi dapat terwujud.

​Dalam kesempatan tersebut, Kiai Ubaidullah juga menggarisbawahi pentingnya sinergi antara nilai keagamaan dan peran kemasyarakatan. 

Sebagai wadah para ulama, NU memiliki tanggung jawab moral untuk menjalankan fungsi amar ma’ruf nahi munkar serta menutupi celah kesejahteraan yang belum sepenuhnya terjangkau oleh pemerintah.

​”NU tidak boleh bersaing dengan negara,” tandasnya. 

Ia menambahkan, tatkala pemerintah menghadapi keterbatasan dalam mewujudkan kemakmuran rakyat, NU wajib hadir mengambil peran sesuai batas kemampuan dan kapasitas organisasi.

Penulis: Badrul Nurul Hisyam
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id