PROBOLINGGO (Surau.ID) – Menandai perjalanan satu abad Nahdlatul Ulama (NU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kraksaan menggelar peringatan Harlah ke-100 dengan khidmat. Mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Mulia”, acara ini dipusatkan di Gedung Islamic Center (GIC) Kraksaan, Minggu malam (15/02/2026).
Momentum bersejarah ini tidak sekadar menjadi perayaan seremonial, tetapi juga ruang refleksi bagi warga Nahdliyin untuk menatap tantangan di abad kedua organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.
Acara yang dimulai sejak pukul 18.30 WIB ini tampak semarak dengan kehadiran jajaran Syuriah dan Tanfidziyah PCNU Kraksaan. Selain itu, semangat lintas generasi terlihat dari hadirnya perwakilan berbagai Badan Otonom (Banom) seperti ansor, fatayat muslimat NU, lembaga di bawah PCNU, IPNU, IPPNU serta pengurus dari tingkat MWC hingga Ranting se-Cabang Kraksaan.
Hadir sebagai pembicara utama, Ketua MDS Rijalul Ansor Jawa Timur, Dr. KH. Ahmad Kafabihi, M.Pd, menekankan pentingnya rasa syukur bagi para pengurus dan anggota NU.
“Kehadiran jamaah dalam peringatan Harlah adalah manifestasi nyata dari rasa syukur kepada Allah SWT,” ucap pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo itu
Kehadiran kita malam ini, lanjutnya, adalah bentuk syukur karena telah ditakdirkan berdiri di barisan para ulama. Semoga Allah menjaga keistiqamahan kita untuk terus berkhidmat di jalur Nahdlatul Ulama.
Beliau juga menambahkan bahwa pengabdian di NU membawa harapan akan keberkahan hidup, baik bagi individu maupun keluarga.
“Semoga para pejuang NU senantiasa diberikan keturunan yang saleh-salehah sebagai buah dari ketulusan berorganisasi,” tandasnya di dalam doanya.
Peringatan 100 tahun ini diharapkan menjadi titik tolak bagi PCNU Kraksaan untuk semakin solid dalam mengawal nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan di tengah peradaban yang terus berkembang