NGANJUK (Surau.ID) – RSUD Nganjuk mendorong transformasi pelayanan kesehatan modern berbasis teknologi melalui gagasan Hospital Without Walls atau rumah sakit tanpa batas pada Senin (21/9/2026).
Langkah inovatif ini dirancang guna memperluas jangkauan layanan medis sehingga masyarakat dapat mengakses perawatan medis secara lebih efektif, efisien, dan mudah dari mana saja.
Penerapan konsep digitalisasi, telemedicine, serta home care ini menjadi solusi nyata untuk mendekatkan fasilitas kesehatan kepada pasien yang memiliki keterbatasan akses fisik menuju rumah sakit.
Efisiensi Tata Kelola Pelayanan
Transformasi pelayanan medis dilakukan dengan menyederhanakan alur birokrasi serta mengoptimalkan pemanfaatan seluruh sumber daya daya guna memberikan pengalaman berobat yang nyaman.
Sebagai Badan Layanan Umum Daerah, pembenahan internal serta adaptasi teknologi digital menjadi fondasi utama bagi rumah sakit dalam menjaga kualitas tata kelola publik.
Arah Pengembangan Rumah Sakit
Modernisasi fasilitas tidak sekadar mengandalkan teknologi canggih, melainkan memastikan kebermanfaatan layanan medis yang menyasar langsung pada kebutuhan riil seluruh lapisan masyarakat.
“Rumah sakit tidak hanya menunggu orang datang. Kita harus bisa mendekatkan pelayanan kepada masyarakat agar efisien,” ujar dr. Lenny Buana Wuriningtyas, Direktur RSUD Nganjuk.
Inovasi tanpa henti ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem kesehatan daerah yang responsif, adaptif, serta inklusif bagi seluruh warga Nganjuk dan sekitarnya.