BONDOWOSO (Surau.ID) – Puskesmas Maesan menerapkan strategi jemput bola melalui pemeriksaan ke desa hingga sekolah untuk menggenjot capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi warga di Kabupaten Bondowoso, Kamis (17/9/2026).
Upaya proaktif ini berbuah manis dengan melonjaknya posisi Kecamatan Maesan dari jajaran dua terbawah menjadi peringkat kedua teratas di tingkat kabupaten. Target sasarannya menjangkau hingga 22.500 jiwa.
Petugas tidak lagi pasif menunggu kedatangan warga di puskesmas, melainkan aktif menyisir tempat aktivitas publik. Evaluasi ketat dilakukan setiap tiga hari untuk memastikan seluruh wilayah memenuhi target.
Perluasan Jangkauan Layanan Kesehatan
Langkah jemput bola dilakukan dengan memperluas jaringan pelayanan ke sekolah dasar, kantor desa, hingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Tim puskesmas juga menggandeng organisasi kemasyarakatan setempat.
Pemeriksaan berkala ini diprioritaskan untuk mendeteksi dini penyakit tidak menular yang marak diidap warga. Pengawasan ketat difokuskan pada penyakit seperti hipertensi, diabetes, serta kadar asam urat.
Komitmen Pelayanan Masyarakat
Untuk menopang efektivitas pergerakan di lapangan, puskesmas menurunkan puluhan tenaga medis secara bergantian dalam setiap agenda pemeriksaan demi menjaga kualitas serta konsistensi cakupan pelayanan.
“Output utama yang kami harapkan adalah masyarakat Maesan memiliki kondisi hipertensi dan kencing manis yang terkendali dengan baik,” ujar dr. Yudia Candrawati, Kepala Puskesmas Maesan.
Gerakan proaktif ini membuktikan bahwa dedikasi pelayanan kesehatan yang responsif mampu mengubah tantangan capaian menjadi prestasi nyata demi kesejahteraan masyarakat.