MARON (Surau.ID) – Pimpinan Cabang (PC) IPNU-IPPNU Kraksaan mulai memanaskan mesin organisasi menjelang Konferensi Cabang (Konfercab) IPNU ke-24 dan IPPNU ke-23. Sebagai langkah persiapan, mereka menggelar Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) sekaligus Pelatihan Persidangan di Kantor Desa Kedungsari, Kecamatan Maron, Jumat (10/4/2026).
Agenda yang dimulai tepat pukul 13.00 WIB ini menjadi ajang konsolidasi bagi pengurus di berbagai tingkatan. Hadir dalam pertemuan tersebut delegasi dari Pimpinan Anak Cabang (PAC), Pimpinan Ranting (PR), hingga Pimpinan Komisariat (PK) se-Cabang Kraksaan.
Dukungan penuh juga datang dari Kepala Desa Kedungsari serta jajaran Pengurus Ranting NU setempat yang turut hadir mengawal jalannya acara.
Ketua PC IPPNU Kraksaan, Qomariah Banowati, dalam arahannya menekankan pentingnya profesionalisme bagi setiap kader. Menurutnya, identitas pelajar NU harus tecermin dari kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan organisasi.
“Sebagai pelajar yang bernaung di bawah bendera IPNU dan IPPNU, kita harus membiasakan diri untuk tepat waktu dalam segala hal. Selain itu, menjalankan organisasi sesuai dengan SOP (Standard Operating Procedure) yang benar adalah harga mati agar roda organisasi berjalan sehat dan progresif,” paparnya.
Usai sesi Rapimcab, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan teknik persidangan. Materi ini diberikan untuk membekali para kader dengan kecakapan teknis dalam memimpin maupun mengikuti sidang formal.
Menurutnya, langkah ini dinilai sangat strategis. Pasalnya, pada Konfercab mendatang, para kader akan dihadapkan pada berbagai pengambilan keputusan besar yang memerlukan pemahaman mendalam mengenai regulasi dan tata tertib persidangan.
“Dengan pelatihan ini, diharapkan jalannya Konfercab nanti dapat berlangsung secara tertib, demokratis, dan sesuai dengan koridor organisasi yang berlaku,” pungkasnya.