Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
21 Agustus 2026 | 14:54 WIB
Nasional

Seruan Moral Kiai Sepuh, Muktamar Ke-35 NU Wajib Jaga Marwah Organisasi

IMG 541
Kiai Sepuh PBNU Serukan Moral (Foto: Surau.ID/Ist).

 

JAKARTA (Surau.ID) – Sejumlah kiai sepuh menggelar forum silaturahmi di Gedung PBNU Jakarta pada Kamis, 20 Agustus 2026, untuk menyampaikan seruan moral dan menyoroti dinamika menjelang Muktamar Ke-35 NU.

Pertemuan penting ini diinisiasi akibat keprihatinan mendalam terhadap berbagai isu mengkhawatirkan, termasuk maraknya upaya penggalangan dukungan calon Ahlul Halli wal Aqdi dengan cara yang tidak terpuji.

Para kiai menegaskan bahwa arena muktamar harus bersih dari segala bentuk transaksi, tekanan, maupun rekayasa politik demi menjaga kehormatan para ulama dan marwah organisasi.

Menjaga Kedaulatan Muktamirin dan Maqam Keulamaan

Muktamar Nahdlatul Ulama merupakan forum permusyawaratan tertinggi yang mewujudkan kedaulatan para muktamirin dari berbagai tingkatan struktur organisasi.

Ahlul Halli wal Aqdi harus ditempatkan murni sebagai maqam keulamaan yang merepresentasikan integritas dan keteladanan para kiai, bukan sekadar instrumen perebutan kekuasaan.

Tujuh Poin Seruan Moral Muktamar

Forum kiai sepuh merumuskan tujuh poin penting, termasuk usulan agar pengusulan calon AHWA dilakukan langsung saat Sidang Pleno guna mempersempit ruang mobilisasi dukungan sebelum muktamar.

“Ahwa itu adalah representasi para ulama untuk memilih rais aam yang lahir dari hati nurani, benar-benar tidak merupakan paket pesanan apalagi transaksi,” ujar KH Ma’ruf Amin.

Langkah ini diharapkan mampu mengembalikan muktamar sebagai jalan islah dan persatuan demi kemenangan serta kemaslahatan seluruh warga Nahdlatul Ulama.

Penulis: Misbahul A
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id