Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
12 Januari 2026 | 17:00 WIB
Nasional

Situbondo Dinilai Tepat Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-35

163380
Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Situbondo (Foto: Ist.)

 

Situbondo (Surau.ID) – Kabupaten Situbondo dinilai memiliki momentum dan rekam jejak historis yang kuat untuk kembali menjadi tuan rumah Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35.

Penilaian tersebut disampaikan Rektor Universitas Ibrahimy (Unib) Sukorejo, Khoirul Anwar, menanggapi usulan Situbondo sebagai lokasi penyelenggaraan muktamar. Menurut dia, Situbondo memiliki peran penting dalam sejarah perjalanan NU.

Khoirul mengingatkan bahwa Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo, pernah menjadi tuan rumah Muktamar NU ke-27 pada 1984. Muktamar tersebut melahirkan keputusan penerimaan Pancasila sebagai asas tunggal dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Melalui Pesantren Sukorejo, Situbondo pernah menjadi tempat perhelatan muktamar dengan keputusan yang sangat monumental. Jika sekarang kembali diusulkan, kami menilai momentumnya tepat,” kata Khoirul pada Sabtu, 10 Januari 2026.

Menurut Khoirul, Muktamar NU ke-35 berada dalam posisi strategis karena akan menjadi ruang pengukuhan peran organisasi di tengah dinamika sosial dan kebangsaan. Ia menilai, dalam berbagai momentum penting, Situbondo kerap terlibat dalam perjalanan NU.

163380
Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Situbondo (Foto: Ist.)

Ia juga menyebut secara pengalaman dan kesiapan teknis, Pesantren Sukorejo dinilai mampu jika kembali dipercaya menjadi tuan rumah. Kawasan tersebut, kata dia, kerap menyelenggarakan agenda berskala nasional hingga internasional.

“Terakhir, ada temu inklusi nasional dengan rangkaian kegiatan diskusi tematik dan pameran yang berjalan dengan baik,” ujar Khoirul.

Khoirul menilai penyelenggaraan muktamar di Situbondo tidak hanya berdampak secara organisatoris, tetapi juga memperkuat ukhuwah warga NU serta memberi efek ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Secara jam’iyah dan ukhuwah, warga santri akan terlibat membantu, dan tentu ada implikasi ekonomi,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengusulkan daerahnya sebagai tuan rumah Muktamar NU ke-35. Usulan tersebut disampaikan dalam sejumlah kesempatan, baik secara formal maupun informal.

Menurut bupati yang akrab disapa Mas Rio itu, Situbondo memiliki legitimasi historis dan kesiapan sosial untuk kembali menjadi lokasi penyelenggaraan muktamar NU.

“Situbondo punya sejarah penting bagi NU, terutama Muktamar ke-27 di Sukorejo yang melahirkan keputusan besar tentang Pancasila,” kata Rio.

Rio menyatakan pemerintah daerah siap memberikan dukungan apabila Situbondo dipercaya menjadi tuan rumah. Dukungan tersebut, kata dia, meliputi kesiapan infrastruktur, koordinasi lintas sektor, serta pelibatan masyarakat pesantren dan warga NU.

“Muktamar bukan hanya agenda organisasi, tetapi juga momentum kebangsaan. Pemerintah daerah berkewajiban memastikan penyelenggaraannya berjalan dengan baik,” ujarnya.

Rio menambahkan, penyelenggaraan Muktamar NU di Situbondo dinilai dapat memperkuat nilai kebangsaan, persatuan, serta memberi dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.

Penulis: Khoirul Umam
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id