JAKARTA (Surau.ID) – Program makan bergizi gratis (MBG) menjadi program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, mengungguli seluruh program lainnya dengan perolehan 36,5 persen responden, berdasarkan survei Poltracking yang dirilis Senin (13/4/2026).
Peneliti utama Poltracking, Masduri Amrawi, menyebut MBG bukan sekadar program unggulan pemerintah, melainkan juga yang paling menyedot perhatian publik dari berbagai kalangan.
“Program ini, selain sebagai program prioritas, juga program paling fenomenal, paling disorot oleh publik, baik oleh mereka yang mendukung maupun mereka yang kontra,” kata Masduri dalam paparan survei secara daring.
Di bawah MBG, program bantuan subsidi upah (BSU) berada di posisi kedua dengan 11 persen, disusul layanan kesehatan gratis 9,6 persen, Kartu Indonesia Pintar (KIP) 8,6 persen, dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) 7,2 persen. Sejumlah program lain seperti Koperasi Merah Putih, Dana Desa, hingga pembangunan IKN mencatat angka di bawah 2 persen.

Makan bergizi gratis (MBG): 36,5% responden
Bantuan subsidi upah (BSU): 11%
Layanan kesehatan gratis: 9,6%
Kartu Indonesia Pintar (KIP): 8,6%
Kartu Indonesia Sehat (KIS): 7,2%
Koperasi Merah Putih: 2,3%
Realisasi Dana Desa: 1,4%
Pembangunan jalan tol/jalan trans: 1,3%
Danantara Indonesia: 1,2%
Pembagian sertifikat tanah: 1,1%
Sekolah Rakyat: 1%
Pembangunan kawasan ekonomi khusus: 0,3%
Sarana transportasi pelabuhan dan bandara: 0,3%
Pembangunan 3 juta rumah subsidi: 0,2%
Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN): 0,1%
Revitalisasi pasar tradisional: 0,0%
Sekolah Unggulan Garuda: 0,0%
Lainnya: 5,3%
Tidak jawab/tidak tahu: 12,6%
Popularitas MBG turut berkontribusi pada tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran secara keseluruhan. Sebanyak 74,1 persen responden menyatakan puas, terdiri atas 7,6 persen yang sangat puas dan 66,5 persen cukup puas.
“Program MBG populer dan menjadi salah satu program yang mendongkrak tingkat kepuasan terhadap Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka,” tulis Poltracking dalam laporannya.
Survei ini melibatkan 1.220 responden warga Indonesia berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah, dipilih melalui metode multistage random sampling.
Pengambilan data dilakukan pada 2–8 Maret 2026 dengan metode wawancara tatap muka, margin of error ±2,9 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen.