THAILAND (Surau.ID) – Komunitas Tari FTIK UIN Salatiga meraih penghargaan World Unique Award pada 8th International PEARL UNESCO GNLC Festival 2026 di Thailand, Sabtu (3/10/2026).
Festival seni internasional yang berlangsung pada 27 September hingga 3 Oktober 2026 di Bangkok dan Pattaya ini diikuti sepuluh kelompok dari tujuh negara.
Tim UIN Salatiga memukau juri internasional melalui penampilan tari tradisi Nusantara bersentuhan kontemporer Islami. Karya ini dinilai memiliki keunikan dan karakter etnik yang sangat kuat.
Diplomasi Budaya Dan Pengembangan Mahasiswa
Ajang ini diikuti perwakilan dari Indonesia, India, Thailand, Myanmar, Turkiye, Polandia, hingga Sri Lanka. Penampilan mahasiswa membawakan pesan keberagaman budaya Indonesia di panggung dunia.
Dekan FTIK UIN Salatiga menegaskan bahwa pengembangan seni dan budaya merupakan bagian dari kompetensi mahasiswa. Soft-skill ini dibentuk untuk melahirkan calon pendidik yang kreatif dan berwawasan global.
Dakwah Kultural Di Panggung Dunia
Keikutsertaan ini menjadi sarana mengenalkan nilai keislaman dan keindonesiaan. “Ini bukan sekadar festival tari, ini adalah dakwah kultural dan diplomasi budaya,” ujar Zakiyuddin Baidhawy, Rektor UIN Salatiga.
Prestasi internasional ini membuktikan keunggulan karya seni berbasis tradisi Nusantara. Komitmen kampus moderat terus diwujudkan melalui pengenalan nilai kemanusiaan lewat keindahan seni.
Keindahan seni budaya Nusantara adalah bahasa universal yang mampu menyatukan pesan perdamaian dunia.