Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
24 Juli 2026 | 20:38 WIB
Daerah

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Vokasi, FKIP UNEJ Dampingi Guru SMK PPN 1 Tegalampel

IMG 20260724 WA0025

 

BONDOWOSO (Surau.ID) – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember (UNEJ) terus memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kali ini, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNEJ menggandeng SMK PPN 1 Tegalampel Bondowoso untuk menggelar workshop peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMK PPN 1 Tegalampel Bondowoso tersebut diikuti para dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNEJ, perwakilan dosen Fakultas Pertanian, serta guru dan tenaga kependidikan. 

Workshop menjadi wadah berbagi pengetahuan dan inovasi pembelajaran guna meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di sekolah berbasis vokasi pertanian.

Kepala SMK PPN 1 Tegalampel, Sujianto, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin antara sekolah dengan Universitas Jember. 

Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas guru sekaligus mendukung pengembangan kompetensi peserta didik.

“Terima kasih banyak atas kerja sama yang dibangun, yang tentu tidak dalam waktu yang sebentar. Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNEJ, bersama dosen Fakultas Pertanian khususnya di bidang hama tanaman yang berkenan membersamai proses penelitian sekaligus pengabdian masyarakat di sekolah kami,” ujarnya.

Ia merasa bangga, karena kami terpilih menjadi sekolah sasaran dengan penguatan kompetensi guru di bidang bahasa Inggris, dan pertanian. 

Tak hanya itu, ia juga berterima kasih karena kegiatan ini akan berlanjut dengan penguatan kompetensi Bahasa Inggris bagi murid-murid di SMK PPN 1 Tegalampel. Kami bangga, dan banyak berterima kasih atas peluang kerja sama ini

Materi pertama disampaikan oleh dosen Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNEJ, Ika Fitriani, S.Pd., M.Pd., yang mengangkat tema Self-Access Language Learning (SALL). 

Ia menjelaskan pentingnya penguasaan bahasa Inggris, terutama bagi sekolah vokasi berbasis pertanian yang membutuhkan kemampuan komunikasi sesuai bidang keahlian.

Dalam pemaparannya, Ika mengenalkan konsep Self-Access Language Learning sebagai pendekatan yang mendorong peserta didik menjadi pembelajar mandiri dengan memilih sumber belajar sesuai kebutuhan masing-masing. 

Ia juga memperkenalkan SALLAgri (Self-Access Language Learning for Agriculture), sebuah platform pembelajaran bahasa Inggris berbasis English for Specific Purposes yang dikembangkan untuk mendukung pembelajaran di bidang pertanian.

Selain penyampaian materi, peserta juga diajak mengikuti sesi refleksi untuk berbagi pengalaman mengajar, tantangan di kelas, hingga strategi meningkatkan motivasi belajar siswa. 

Menurut Ika, guru memiliki peran penting dalam membentuk peserta didik menjadi lifelong learner atau pembelajar sepanjang hayat yang memiliki motivasi belajar dari dalam dirinya.

Materi berikutnya disampaikan oleh Getari Adyagarini, S.Pd., M.Pd., yang membahas inovasi media pembelajaran melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching. 

Ia menekankan bahwa inovasi pembelajaran tidak selalu identik dengan penggunaan teknologi, melainkan bagaimana menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan relevan dengan karakter peserta didik.

“Melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching dan inovasi pembelajaran, tentu tidak hanya terbatas pada device dan technology, melainkan pada meaningful and mindful learning,” ujarnya.

Sementara itu, sesi terakhir menghadirkan Dr. David Imamyartha, S.Pd., M.Pd., yang mengulas konsep Deep Learning atau pembelajaran mendalam. 

Melalui berbagai aktivitas interaktif, peserta diajak memahami pendekatan pembelajaran yang mampu mendorong siswa berpikir kritis, kontekstual, dan komprehensif.

“Pembelajaran mendalam atau deep learning merupakan pendekatan pembelajaran yang bermakna dan berdampak sehingga bisa mendukung terciptanya budaya positif dalam proses pembelajaran,” katanya.

Workshop berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Melalui kolaborasi antara Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNEJ, Fakultas Pertanian, dan SMK PPN 1 Tegalampel Bondowoso, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi guru.

Penulis: Badrul Nurul Hisyam
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id