Banyuwangi (Surau.ID) – Ratusan tukang becak di Kabupaten Banyuwangi mengikuti pelatihan pengoperasian becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto. Pelatihan tersebut digelar di halaman Gedung Korpri, Jalan Ahmad Yani, Banyuwangi, Selasa (20/1/2026).
Pelatihan diikuti tukang becak dari berbagai kecamatan dan didampingi relawan Gerakan Solidaritas Nusantara (GSN). Materi yang diberikan meliputi cara menyalakan becak listrik, teknik pengereman, serta tata cara berkendara yang aman.
Meski sebagian peserta terlihat masih canggung karena belum terbiasa dengan sistem motor listrik, antusiasme tukang becak tampak tinggi selama pelatihan berlangsung. Beberapa peserta bahkan harus mengulang latihan karena masih keliru saat menggunakan rem.
Salah seorang tukang becak, Suwandi (62), warga Desa Gentengkulon, Kecamatan Genteng, mengaku sempat mengalami kesulitan saat pertama kali mencoba becak listrik. Menurut dia, kendala utama terletak pada sistem pengereman yang berbeda dengan becak kayuh.
“Awalnya bingung karena beda dengan becak kayuh. Kalau becak biasa remnya di kaki, ini pakai tangan kiri. Tapi setelah diajari dan mencoba beberapa kali, sudah mulai paham meski belum lancar,” ujar Suwandi.
Hal serupa disampaikan Suhaipi, tukang becak yang telah menarik becak sejak 1985 dan biasa mangkal di Pasar Rogojampi. Ia mengaku bersyukur menjadi salah satu penerima bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo.
“Sekarang penumpang becak sepi. Sehari paling dapat sekitar Rp50.000. Mudah-mudahan dengan becak listrik ini penghasilan bisa bertambah,” kata Suhaipi.
Sementara itu, perwakilan Gerakan Solidaritas Nusantara, Fajar Junianto, mengatakan seluruh tukang becak penerima bantuan diwajibkan mengikuti pelatihan dan uji coba sebelum menerima kendaraan.
“Masih banyak yang belum terbiasa, tetapi secara bertahap pasti bisa,” ujar Fajar.
Ia menambahkan, selain praktik berkendara, peserta juga dibekali pengetahuan dasar perawatan becak listrik, termasuk pengenalan fitur kendaraan seperti lampu sein dan rem tangan.
Becak listrik tersebut memiliki kecepatan maksimal sekitar 40 kilometer per jam. Di Banyuwangi, jumlah becak listrik yang akan disalurkan mencapai 200 unit.