BANDUNG (Surau.ID) – Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyerahkan 48 sertifikat kompetensi kepada mahasiswa yang telah berhasil melewati serangkaian uji asesmen profesi yang ketat pada Sabtu (11/7/2026).
Sertifikasi ini mencakup bidang profesional seperti auditor halal, penyelia halal, penerjemahan, hingga kewirausahaan. Langkah ini merupakan upaya nyata kampus untuk memperkuat daya saing lulusan agar relevan dengan tuntutan dunia kerja terkini.
Rektor UIN Bandung, Prof. Rosihon Anwar, menegaskan bahwa ijazah saja tidak cukup. Sertifikasi menjadi instrumen terukur untuk membuktikan keahlian nyata mahasiswa di hadapan para penguji profesional serta memperpendek kesenjangan antara teori kampus dan praktik lapangan.
Menjawab Kebutuhan Dunia Kerja
Pihak universitas memandang sertifikasi sebagai sarana evaluasi relevansi pembelajaran dengan kebutuhan masyarakat. Mahasiswa kini tidak hanya diuji secara akademis, tetapi dituntut membuktikan kemampuan teknis mereka secara langsung di hadapan asesor bersertifikat resmi.
“Dunia kerja ingin mengetahui apa yang benar-benar bisa dilakukan oleh lulusan. Sertifikasi kompetensi memberi jawaban yang lebih terukur atas pertanyaan itu,” ujar Prof. Rosihon Anwar.
Pengembangan Skema Profesi Berkelanjutan
LSP UIN Bandung berkomitmen terus memperluas skema sertifikasi mengikuti perkembangan profil lulusan dan dinamika dunia profesi. Fokus utama tetap pada mahasiswa sebagai upaya konkret mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sesuai standar yang berlaku.
“Sertifikat bukan diberikan karena seseorang telah mengikuti pelatihan. Peserta harus membuktikan kompetensinya di hadapan asesor,” jelas Direktur LSP UIN Bandung, Prof. Ija Suntana, mengenai ketatnya proses asesmen tersebut.
Pencapaian ini menandai transformasi orientasi pendidikan di UIN Bandung. Kampus kini bergerak melampaui sekadar catatan akademik menuju pembuktian performa kerja. Dengan adanya pengakuan kompetensi ini, lulusan diharapkan memiliki kepercayaan diri lebih tinggi dalam menapaki jenjang karier profesional setelah menyelesaikan studi mereka.