Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
14 Juli 2026 | 06:42 WIB
Daerah

Universitas Annuqayah Digitalisasi Manuskrip Kuno di Madura

IMG 267
Merawat khazanah keilmuan bagi generasi masa depan (Foto: Surau.ID/Ist).

 

SUMENEP (Surau.ID) – Tim Pusat Aswaja Center Universitas Annuqayah melakukan pendataan dan digitalisasi 19 manuskrip kuno di Pamekasan serta Sumenep pada 8 hingga 9 Juli 2026 untuk mencegah kerusakan naskah.

Upaya ini difokuskan pada penyelamatan warisan intelektual Islam Nusantara yang tersimpan sebagai koleksi pribadi. Digitalisasi menjadi solusi mendesak agar naskah rentan usia tidak hilang akibat faktor lingkungan maupun keterbatasan perawatan pemilik.

Melalui pendampingan ahli, mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam dilibatkan langsung untuk belajar prosedur penanganan naskah yang benar. Pengalaman lapangan ini sekaligus menjadi proses kaderisasi peneliti naskah kuno masa depan.

Identifikasi Manuskrip dan Jaringan Keilmuan

Tim berhasil mengidentifikasi 11 manuskrip di Pasean dan delapan manuskrip di Lenteng yang berkaitan dengan ulama lokal. Koleksi tersebut mencakup beragam bidang, mulai dari akidah, fikih, hingga karya sastra.

Ditemukannya aksara Pegon berbahasa Jawa dalam naskah-naskah tersebut membuktikan adanya hubungan intelektual yang erat antara pesantren di Madura dengan pusat keilmuan di Jawa. Temuan ini menegaskan kembali kuatnya jaringan transmisi ilmu pengetahuan lintas daerah.

Menyelamatkan Pengetahuan untuk Masa Depan

Langkah ini bukan sekadar upaya konservasi benda fisik, tetapi misi merekonstruksi sejarah lokal yang berharga. Dokumen silsilah ulama yang turut ditemukan menjadi sumber data penting untuk memperkaya literasi sejarah penyebaran Islam.

“Pelestarian manuskrip bukan sekadar menjaga benda bersejarah. Yang lebih penting adalah menyelamatkan pengetahuan, merekonstruksi sejarah lokal, serta menyediakan data ilmiah yang dapat dimanfaatkan dalam pengembangan kajian Islam Nusantara,” ujar Moh Ainur Ridha, Kepala Pusat Aswaja Center dan Studi Naskah Pesantren Universitas Annuqayah.

Upaya pelestarian ini diharapkan mengubah cara pandang masyarakat agar tidak hanya mengkeramatkan naskah, tetapi menjadikannya sumber ilmu pengetahuan yang dapat dipelajari, diteliti, dan dimanfaatkan oleh generasi mendatang demi menjaga keberlangsungan intelektual bangsa.

Penulis: Misbahul A
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id