JAKARTA (Surau.ID) — Timnas Inggris menutup perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan menempati peringkat ketiga usai mengalahkan Prancis 6-4 pada laga perebutan posisi ketiga, Minggu, (19/7/2026). Meski gagal mencapai final, gelandang Jude Bellingham menilai pencapaian itu dapat menjadi modal penting bagi perkembangan tim di masa mendatang.
Kemenangan atas Prancis diwarnai penampilan impresif Bukayo Saka yang mencetak hat-trick. Hasil itu memastikan Inggris meraih finis terbaik mereka di Piala Dunia sejak menjuarai edisi 1966.
Sebelum mengamankan posisi ketiga, Inggris tampil konsisten sepanjang turnamen. Namun, langkah The Three Lions terhenti di babak semifinal setelah kalah 1-2 dari Argentina usai sempat unggul lebih dulu.
Melalui akun media sosial pribadinya, Jude Bellingham menyebut hasil tersebut memang belum sesuai target. Meski demikian, ia menilai pencapaian Inggris kali ini bisa menjadi fondasi untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya.
“Jelas bukan ini hasil yang kami inginkan, tapi pencapaian tertinggi sejak ’66 adalah sesuatu yang dapat dibangun. Terima kasih lagi kepada penggemar Inggris, musim panas ini tak terlupakan karena banyak alasan. Sungguh menyenangkan!” tulis Bellingham.
Skuad Inggris di Piala Dunia 2026 memiliki rata-rata usia 27 tahun. Di bawah arahan Thomas Tuchel, tim juga diperkuat sejumlah pemain muda seperti Jude Bellingham (23), Jarell Quansah (23), Kobbie Mainoo (21), Elliot Anderson (23), Morgan Rogers (23), Bukayo Saka (24), dan Noni Madueke (24).
Kapten Harry Kane juga menilai tim saat ini masih memiliki ruang untuk berkembang. Menurutnya, pencapaian di Piala Dunia 2026 dapat menjadi bekal menghadapi agenda berikutnya, termasuk UEFA Nations League dan Piala Eropa 2028 yang akan digelar di kandang sendiri.
“Kami finis dengan posisi terbaik setelah Piala Dunia 1966. Tim ini punya potensi, kami bisa terus berkembang,” tutupnya.