Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
20 Juni 2026 | 15:28 WIB
Nasional

Waspada Musim Kemarau Meluas, BMKG Imbau Masyarakat Siaga Cuaca

IMG 24
Peta sebaran potensi cuaca ekstrem BMKG (Foto: Surau.ID/Ist).

 

JAKARTA (Surau.ID) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau akan semakin meluas di berbagai wilayah Indonesia pada paruh kedua Juni 2026. Penurunan curah hujan ini diperkirakan berdampak pada peningkatan risiko kekeringan dan keterbatasan air di sejumlah daerah.

Prakirawan BMKG, Adelia Febby, menjelaskan bahwa kondisi ini dipengaruhi oleh kecenderungan fase ENSO yang menuju fase hangat (El Niño moderat). Hal tersebut berpotensi mengurangi curah hujan di wilayah Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

“Kondisi ini menandakan berkurangnya curah hujan sehingga masyarakat perlu mewaspadai potensi kekeringan, keterbatasan air, serta perbedaan suhu yang lebih terasa antara siang dan malam hari,” ujar Adelia, Kamis (18/06/2026).

Prakiraan Cuaca 19-25 Juni 2026

Meskipun kemarau meluas, BMKG mencatat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih mungkin terjadi di wilayah Indonesia bagian utara dan kawasan ekuator, didukung oleh dinamika atmosfer regional dan lokal.

Periode 19-21 Juni 2026: Hujan intensitas sedang hingga lebat berpeluang terjadi di Aceh, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Jawa Timur, hingga sebagian besar wilayah Kalimantan dan Papua. Khusus Sumatra Utara dan Kepulauan Bangka Belitung, diprediksi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat.

Periode 22-25 Juni 2026: Hujan sedang hingga lebat diperkirakan turun di Aceh, Sumatra Selatan, Jawa Tengah, Bali, hingga Papua Barat. Wilayah Papua Pegunungan diwaspadai menghadapi potensi hujan sangat lebat. Selain itu, ancaman angin kencang diprediksi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur dan Maluku.

Imbauan bagi Masyarakat

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah kemarau untuk menjaga kesehatan, mengonsumsi cairan tubuh yang cukup, serta menggunakan pelindung diri dari paparan sinar matahari. Di wilayah yang masih berpotensi hujan, warga diminta waspada terhadap dampak ikutan seperti genangan, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak berteduh di bawah pohon atau bangunan rapuh saat terjadi hujan disertai petir dan angin kencang. Pemantauan informasi cuaca terkini dari kanal resmi BMKG sangat disarankan agar masyarakat dapat mengambil langkah antisipasi yang tepat demi keselamatan bersama.

Penulis: Misbahul A
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id