Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
13 Juli 2026 | 21:46 WIB
Daerah

Sambut Mahasiswa KKN Unair, Bupati Haris Ajak Kolaborasi Atasi Stunting dan IPM

WhatsApp Image 2026 07 13 at 14.41.19 1 768x512

 

KRAKSAAN (Surau.ID) – Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris, meminta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Belajar Bersama Komunitas (BBK) 8 Universitas Airlangga (Unair) untuk memposisikan warga sebagai mitra diskusi dalam menuntaskan problem daerah. 

“Program pengabdian ini diharapkan mampu melahirkan solusi konkret yang berbasis pada kebutuhan riil di lapangan,” pesannya.

Pesan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Haris saat menyambut kedatangan 200 mahasiswa Unair di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Senin (13/7/2026). Dalam penerimaan ini, bupati didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Ugas Irwanto, jajaran Kepala OPD, serta Camat dan Kepala Desa dari lokasi KKN.

Gus Haris sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa esensi KKN BBK sangat berbeda dengan KKN konvensional. 

Melalui skema ini, lanjutnya, mahasiswa dituntut untuk membaur dan menganalisis situasi sosial terlebih dahulu sebelum merancang program kerja.

Baginya, KKN BBK adalah konsep belajar bersama komunitas. Mahasiswa datang bukan hanya menjalankan program, tetapi belajar bersama masyarakat. 

“Dari proses itulah program akan lahir sesuai kebutuhan masyarakat dan mengacu pada tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs),” tuturnya.

Di hadapan para mahasiswa, Gus Haris tidak menampik bahwa Kabupaten Probolinggo masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah (PR) besar di sektor sosial-ekonomi. 

Ia juga mendedahkan, meski kaya akan potensi wisata, tani, dan laut, daerah ini masih berjuang mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM), memangkas angka kemiskinan, serta menurunkan kasus stunting dan kematian ibu-anak.

“Kami memulai pemerintahan dari berbagai rapor merah. Karena itu kami berharap kehadiran adik-adik mahasiswa sesuai disiplin ilmunya dapat ikut memberikan edukasi dan menjadi bagian dari percepatan perubahan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, problem kesehatan dan pendidikan di Probolinggo tidak bisa selesai hanya dengan mengandalkan intervensi struktural dari pemerintah, melainkan butuh edukasi masif guna mengubah pola pikir warga.

“Menyelesaikan stunting dan kematian ibu maupun bayi bukan hanya soal dokter atau perawat yang hebat, tetapi bagaimana edukasi dimulai sejak pranikah, masa kehamilan hingga 1.000 hari pertama kehidupan. Di sinilah peran mahasiswa sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia juga mewanti-wanti para peserta KKN agar senantiasa menjaga tata krama dan bersikap rendah hati selama menetap di lingkungan pedesaan. Kemampuan beradaptasi dengan adat setempat menjadi kunci utama keberhasilan program kerja mereka.

“Jangan merasa menjadi orang yang lebih tahu, tetapi jadilah seorang pembelajar. Belajarlah bersama masyarakat, pahami budayanya, pahami kehidupan mereka. Dari situlah kalian akan memperoleh pengalaman yang tidak didapatkan di bangku kuliah,” katanya.

Menutup arahannya, Gus Haris berharap seluruh delegasi kampus mampu menjaga reputasi almamater sekaligus meninggalkan dampak positif bagi wilayah yang mereka tinggali.

“Kalian membawa nama besar Universitas Airlangga. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, mengabdi dan menjadi pribadi yang bermanfaat. Semoga seluruh mahasiswa sukses dunia dan akhirat serta mampu memberikan manfaat bagi Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya.

Sebagai informasi, 200 mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu ini nantinya akan disebar di 10 desa yang terletak di wilayah Kecamatan Gading dan Kecamatan Pakuniran. 

Kehadiran mahasiswa dari lintas fakultas tersebut diharapkan mampu memberikan pendekatan multidimensi dalam memetakan dan menyelesaikan kendala di tingkat desa.

Penulis: Badrul Nurul Hisyam
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id