JAKARTA (Surau.ID) — Roberto Mancini menyampaikan permintaan maaf atas keputusannya meninggalkan Timnas Italia pada 2023. Pelatih yang kembali dipercaya menangani Gli Azzurri itu bertekad menjadikan periode keduanya sebagai kesempatan untuk menebus kesalahan sekaligus membawa Italia kembali bersaing di level tertinggi.
Mancini resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Timnas Italia menggantikan Gennaro Gattuso. Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) sebelumnya sempat mempertimbangkan sejumlah nama, termasuk Carlo Ancelotti, Pep Guardiola, dan Andrea Pirlo, sebelum akhirnya kembali mempercayakan posisi tersebut kepada Mancini.
Dalam tugas barunya, Mancini akan didampingi Claudio Ranieri yang ditunjuk sebagai direktur teknik menggantikan Paolo Maldini dan Leonardo. Keduanya sebelumnya mengundurkan diri karena perbedaan pandangan dengan jajaran FIGC.
Pelatih berusia 61 tahun itu kini mengemban misi membawa Italia bangkit setelah gagal lolos ke Piala Dunia dalam tiga edisi beruntun. Mancini juga memiliki catatan kurang baik pada periode pertamanya karena gagal mengantarkan Gli Azzurri tampil di Piala Dunia 2022.
Kepergian Mancini dari Timnas Italia pada Agustus 2023 sempat memicu kontroversi. Saat itu ia mengundurkan diri di tengah hubungan yang tidak harmonis dengan Presiden FIGC, Gabriele Gravina, sebelum menerima tawaran melatih Timnas Arab Saudi.
Dalam pernyataannya, Mancini mengakui penyesalan atas keputusan itu dan menyebut kegagalan menjaga komunikasi menjadi penyebab utama perpisahannya dengan FIGC.
“Saya minta maaf sebesar-besarnya. Rasanya seperti kehilangan cinta sejati, dan itu berarti Anda telah melakukan kesalahan besar. Saya minta maaf atas apa yang terjadi dalam tiga tahun terakhir. Saya akan membawa tim nasional bangkit,” jelas Mancini, dikutip dari AP.
Ia juga menegaskan persoalan yang terjadi pada 2023 dipicu oleh kurangnya komunikasi dengan Gabriele Gravina. Menurut Mancini, situasinya kemungkinan akan berbeda apabila keduanya sempat bertemu dan berdiskusi secara langsung. Kini, ia berharap kesempatan kedua bersama Timnas Italia dapat menjadi awal untuk mengembalikan kepercayaan publik sekaligus membawa Gli Azzurri kembali meraih prestasi.