JAKARTA (Surau.ID) – Mudir ‘Ali Idarah ‘Aliyah JATMAN, KH Ali Masykur Musa, menegaskan pentingnya ajaran tarekat sebagai sarana utama pembinaan spiritual warga saat pelantikan pengurus JATMAN DKI Jakarta, Ahad lalu.
Pelantikan yang resmi mengukuhkan Syekh Danial Nafis sebagai Rais Idarah Wustha dan Syekh Kiai Ustaz Irawan sebagai Mudir tersebut berlangsung sangat khidmat di Zawiyya Arraudhah, kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
Dalam acara agamis yang juga dihadiri langsung oleh tokoh ulama internasional ini, KH Ali Masykur Musa sangat menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan spiritual, mengingat masyarakat perkotaan modern saat ini kerap kali menghadapi kerasnya tekanan hidup, kegelisahan batin, dan tingkat stres yang sangat tinggi.
Menyempurnakan Amalan Keislaman Kaffah
Bertarekat dinilai sebagai bagian sangat penting dari sebuah upaya menyempurnakan pengamalan ajaran agama Islam yang kaffah dengan tidak hanya sekadar menjalankan rutinitas ibadah syariat semata, tetapi juga wajib memadukan dimensi akidah dan tasawuf secara utuh.
Melalui pendekatan ajaran spiritual yang komprehensif, aplikatif, dan mendalam ini, setiap individu kaum muslimin diharapkan mampu mencapai keseimbangan batin yang kokoh sehingga tidak mudah terpengaruh oleh berbagai godaan kesenangan duniawi metropolis yang semu dan bersifat sangat sementara.
Mencapai Puncak Kebahagiaan Sejati
Tujuan utama dan paling mendasar dalam mengamalkan ajaran tarekat adalah melalui proses penyucian jiwa (tazkiyatun nafs) serta penyucian hati (tasfiyatul qalb) demi mencapai puncak kesadaran spiritual untuk senantiasa merasakan kehadiran Allah SWT di setiap waktu.
“Sejatinya kebahagiaan (kimya’us sa’adah) hanya ada satu, yaitu saat kita bertarekat,” ujar KH Ali Masykur Musa, Mudir ‘Ali Idarah ‘Aliyah JATMAN, Ahad lalu di Jakarta.
Semoga kepengurusan yang baru dilantik ini mampu secara konsisten terus menyebarluaskan ajaran suci tarekat mu’tabarah ke seluruh lapisan masyarakat perkotaan demi mewujudkan peradaban dan generasi penerus yang tentram jiwanya, damai hatinya, serta senantiasa kuat ketauhidan maupun keimanannya kepada Allah SWT di manapun berada.