JEPARA (Surau.ID) – Santri Pondok Pesantren Modern Al-Buruj Jepara, Ardina May Cahyani, sukses meraih beasiswa penuh untuk melanjutkan studinya di Princess Nourah bint Abdulrahman University (PNU), Riyadh, Arab Saudi.
Kampus tersebut dikenal luas sebagai universitas wanita terbesar di dunia. Ardina diberangkatkan pada gelombang pertama bersama sembilan santri lainnya dari 21 lembaga pendidikan se-Indonesia pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Demi menggapai mimpinya berkuliah di luar negeri, Ardina rela meninggalkan kuliah daringnya yang sudah memasuki semester ketiga di salah satu perguruan tinggi di Indonesia.
Pesan Pengasuh dan Rekor Prestasi Pesantren
Pengasuh Pesantren Al-Buruj, Dr. Abdul Baits Muchtar, berpesan agar kesempatan berharga ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk menuntut ilmu.
Beliau juga mengingatkan agar kemewahan fasilitas kampus tidak membuat santrinya melupakan kesederhanaan dan tirakat.
Prestasi ini menambah deretan sukses Pondok Pesantren Modern Al-Buruj, setelah sebelumnya pada Oktober 2025 lalu santri atas nama Arif Saifuddin juga berhasil memperoleh beasiswa S2 di Libya.
Komitmen Al-Buruj Cetak Kader Global
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari fokus pesantren dalam membekali para santrinya dengan penguasaan Bahasa Arab yang mendalam sebagai bekal utama studi ke kawasan Timur Tengah.
Hingga saat ini, tercatat lebih dari 40 santri Al-Buruj telah dikirim untuk mengenyam pendidikan tinggi di berbagai negara luar negeri.
“Keberangkatan Ardina menjadi bukti bahwa santri dari Jepara mampu bersaing dan meraih kesempatan pendidikan di tingkat internasional. Dari Al-Buruj untuk dunia, belajar untuk mengabdi,” ungkap Dr. Abdul Baits Muchtar.