PROBOLINGGO (Surau.ID) – Forum Komunikasi Santri (FKS) se-Kawedanan Gending berkolaborasi dengan MI Walisongo 1 Banyuanyar Tengah menggelar “Semarak Gebyar Festival Maulid dan Kemerdekaan” pada Senin (24/8/2026). Mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah, Menumbuhkan Semangat Kemerdekaan”, kegiatan kolaboratif ini menjadi wujud nyata pengabdian para santri kepada masyarakat di momen peringatan hari besar Islam dan nasional.
Ketua Umum FKS Gending, Najib Syaafii, menjelaskan bahwa forum ini wadah bagi para santri yang berdomisili di lima kecamatan, meliputi Banyuanyar, Gending, Maron, Tiris, hingga Krucil.
FKS Gending secara konsisten memanfaatkan momentum liburan pesantren untuk menghadirkan program sosial-keagamaan yang membawa dampak langsung bagi warga.
“Setiap liburan Maulid dan Ramadan, kami rutin melaksanakan kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Kebetulan pada Maulid kali ini, lanjutnya, agendanya bertempat di Kecamatan Banyuanyar.
“Berdasarkan kesepakatan panitia, kami memusatkan program pengabdian di MI Walisongo 1, Banyuanyar Tengah,” katanya.
Inisiatif pengabdian santri ini disambut hangat oleh pihak sekolah. Kepala MI Walisongo 1, Mutmainnah, mengapresiasi kepercayaaan yang diberikan kepada lembaganya untuk menjadi tuan rumah rangkaian acara tersebut.
“Kami sangat bangga dan bersyukur atas terselenggaranya kegiatan ini di lembaga kami. Pihak sekolah mendukung penuh seluruh agenda yang telah dirancang panitia,” tuturnya.
Dukungan serupa mengalir dari pihak yayasan. Perwakilan Yayasan Tarbiyatul Islam Walisongo, Ustadz Hafidz, menyoroti ikatan historis dan kultural yang kuat antara pihak yayasan dan dunia pesantren, di mana sekitar 70 persen tenaga kependidikan di lembaga tersebut merupakan alumni Pondok Pesantren Nurul Jadid.
“Atas nama yayasan, kami memberikan dukungan penuh terhadap agenda positif ini. Dengan pembacaan bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Gebyar Festival Maulid dan Kemerdekaan resmi kami buka,” ungkapnya.
Melalui sinergi antara santri dan lembaga pendidikan madrasah ini, gelaran festival diharapkan tidak hanya memeriahkan peringatan Maulid Nabi dan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga mempererat silaturahmi serta menanamkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan bagi generasi muda di wilayah Banyuanyar dan sekitarnya.