PROBOLINGGO (Surau.ID) – Pemerintah Kabupaten Probolinggo mulai mematangkan rencana transformasi kawasan pesisir melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris, mendampingi Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (Wamen KP), Didit Herdiawan Ashaf, saat meninjau langsung lokasi rencana pembangunan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Randu Putih, Kecamatan Dringu, pada Jumat (24/4/2026).
Langkah ini diambil untuk mengubah wajah perkampungan nelayan tradisional menjadi kawasan yang lebih modern, produktif, dan kompetitif secara ekonomi.
Peninjauan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, Muhammad Zubaidi, jajaran Forkopimda, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris, menjelaskan bahwa proyek KNMP di Desa Randu Putih adalah satu dari dua lokasi yang kini tengah diproses oleh pemerintah pusat.
“Program KNMP adalah upaya kolektif kita untuk mengangkat kesejahteraan warga. Dari empat lokasi yang kami usulkan, saat ini Desa Randu Putih dan Desa Kalibuntu sedang dalam tahap proses,” ungkapnya.
Ia menambahkan, konsep KNMP di Randu Putih tidak hanya sekadar perbaikan infrastruktur fisik, tetapi juga menyentuh aspek manajemen ekonomi masyarakat. Kawasan ini akan didorong menjadi kampung nelayan berbasis digital dengan lingkungan yang terjaga kebersihannya.
“Jika Randu Putih berhasil bertransformasi menjadi kawasan modern yang tertata dan digital, efek dominonya akan sangat besar bagi penguatan ekonomi pesisir kita,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wamen KP Didit Herdiawan Ashaf menegaskan bahwa KNMP merupakan pilar penting dalam strategi nasional ekonomi biru. Pemerintah pusat berkomitmen menyediakan fasilitas lengkap untuk menunjang produktivitas nelayan setempat.
Beberapa fasilitas yang direncanakan meliputi: sarana pendaratan: pembangunan shelter pendaratan ikan dan tambatan perahu, fasilitas logistik: penyediaan cold storage untuk menjaga kualitas tangkapan, infrastruktur kawasan: perbaikan tanggul laut, pembangunan balai nelayan, serta pembenahan sanitasi lingkungan.
“Target kami adalah menciptakan pemukiman nelayan yang sehat, bersih, dan layak huni. Dengan fasilitas yang mumpuni, nelayan diharapkan bisa meningkatkan pendapatan mereka secara signifikan,” tegasnya.
Melalui sinergi antara KKP dan Pemkab Probolinggo, proyek ini diharapkan mampu mengubah TPI Randu Putih menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.