Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
13 September 2026 | 10:32 WIB
Daerah

Respons Cepat Abu Krakatau, GMPK DKI Bagikan 10.000 Masker dan 700 Nasi Kotak

IMG 20260913 WA0015

 

JAKARTA (Surau.ID) — DPD Gerakan Mahasiswa dan Pelajar Kebangsaan (GMPK) DKI Jakarta membagikan 10.000 masker serta 700 nasi kotak kepada warga Jakarta pada Jumat (11/9/2026). Aksi sosial ini digelar sebagai langkah tanggap terhadap dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mulai menjangkau area ibu kota.

Lewat program GMPK DKI Jakarta Berdampak, aksi pembagian masker ditujukan bagi warga yang masih beraktivitas di ruang terbuka untuk mengantisipasi risiko paparan abu vulkanik.

Sementara itu, bantuan nasi kotak disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan harian masyarakat terdampak.

Ketua DPD GMPK DKI Jakarta, Asep Irama, menyampaikan bahwa gerakan ini murni lahir dari kepekaan terhadap kondisi lapangan tanpa harus menunggu program berskala besar.

Ia melihat ada kondisi yang sedang dihadapi masyarakat Jakarta. Kalau masyarakat membutuhkan perlindungan sederhana seperti masker, ia akan hadir menyediakan masker. 

“Kalau ada warga yang membutuhkan makanan, kita berbagi makanan. Kami tidak ingin hanya membicarakan kepedulian, tetapi tidak hadir ketika masyarakat membutuhkan,” ujarnya pada Jumat (11/9/2026).

Asep menegaskan aksi pembagian masker ini bukan untuk memicu kepanikan warga, melainkan bentuk edukasi agar masyarakat tetap waspada dan mengikuti imbauan resmi pemerintah.

“Kami tidak ingin masyarakat panik. Yang penting waspada. Ikuti informasi resmi pemerintah dan lakukan langkah perlindungan yang memang diperlukan. Kami mengambil bagian dari sisi yang bisa kami lakukan, dan hari ini kami memilih membagikan masker kepada masyarakat,” lanjutnya.

Melalui gerakan sosial ini, GMPK DKI Jakarta ingin membuktikan keterlibatan aktif mahasiswa dan pemuda dalam membantu persoalan riil di tengah masyarakat.

“Berdampak itu bukan tentang seberapa besar kita bicara, tetapi seberapa nyata kita bisa memberikan manfaat. Anak muda harus peka terhadap keadaan di sekitarnya. Ketika ada persoalan, jangan hanya ramai dalam diskusi, tetapi turun dan lakukan sesuatu, sekecil apa pun itu,” kata Asep.

Asep mengimbuhkan, kehadiran organisasi kepemudaan di tengah masyarakat merupakan cerminan konkret dari pengamalan nilai-nilai kebangsaan.

“Bagi kami, kebangsaan juga berarti hadir untuk sesama. Tidak harus menunggu punya kekuatan besar untuk berbuat. Hari ini kami punya masker dan makanan, maka itu yang kami bagikan. Semoga sederhana, tetapi manfaatnya sampai kepada masyarakat,” tukasnya.

Penulis: Badrul Nurul Hisyam
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id