PROBOLINGGO (Surau.ID) – Ketua Pembina Posyandu Kota Probolinggo dr. Evariani Aminuddin menggelar sosialisasi optimalisasi pelayanan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal di Pendapa Kecamatan Kanigaran pada Kamis (24/9/2026).
Kegiatan yang diikuti 90 peserta dari operator posyandu serta perangkat daerah pembina ini berfokus pada penguatan kapasitas kader dalam mengelola data posyandu modern berbasis digital.
Enam bidang SPM yang diintegrasikan meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan ketertiban umum perlindungan masyarakat, serta sosial.
Integrasi Data Portal Amanahku
Perubahan sistem pemantauan diarahkan pada konsep laporan terpadu One Day One Data secara real-time agar seluruh pemetaan kebutuhan warga dapat langsung dipantau oleh Wali Kota.
Guna mendukung kemudahan operasional di lapangan, para kader diperkenalkan dengan Portal Amanahku yang menyederhanakan mekanisme pendataan konvensional menuju sistem digitalisasi melalui perangkat gawai.
Sistem digital tersebut dihubungkan langsung ke berbagai dasbor pelayanan Pemkot Probolinggo demi menjamin akurasi pelaporan, transparansi data, dan kecepatan respons pelayanan publik.
Penguatan Legalitas dan Perencanaan
Dokter Evariani menekankan pentingnya pemenuhan legalitas administrasi, dokumen Surat Keterangan resmi kader, serta kepemilikan nomor register Kemendagri sebelum pemanfaatan sistem dimulai secara penuh.
Pemetaan kebutuhan 6 SPM yang disusun kader tahun ini akan dijadikan dasar usulan perencanaan pembangunan daerah melalui mekanisme Musrenbang secara berjenjang. “Update data tidak boleh lagi ditunda. Kita harus meningkatkan kecepatan layanan agar data tercatat secara akurat dan terintegrasi,” ujar dr. Evariani Aminuddin, Ketua Pembina Posyandu Kota Probolinggo.
Penerapan posyandu modern berbasis data menjadi pijakan penting dalam menyelesaikan berbagai tantangan sosial masyarakat Kota Probolinggo secara terpadu.