MAJALENGKA (Surau.ID) – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mendorong Yonif TP 338 Talaga Manggung di Kertajati, Majalengka, menjadi penggerak ekonomi serta ketahanan pangan pada Jumat (25/9/2026).
Satuan teritorial ini diarahkan untuk berkontribusi langsung pada potensi wilayah, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kesejahteraan warga setempat secara berkelanjutan.
Langkah ini memperkuat fungsi pertahanan sekaligus membangun sinergi erat antara prajurit TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memajukan perekonomian kawasan.
Pemberdayaan UMKM dan Potensi Pertanian
Kehadiran batalyon mulai menggerakkan roda ekonomi warga sekitar melalui terbukanya berbagai peluang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bagi masyarakat.
Selain itu, hamparan lahan yang luas di kawasan Kertajati dinilai berpotensi besar untuk dikembangkan secara produktif sebagai pusat program ketahanan pangan.
Sinergi Sosial Menuju Kesejahteraan Warga
Pendekatan sosial prajurit yang humanis melalui aksi kemasyarakatan hingga kegiatan berbagi, mampu membangun rasa saling percaya dan memperkokoh kedekatan bersama rakyat.
“Yang kami rasakan bukan hanya keamanan dan ketertiban. Kehadiran mereka bukan menjadi sosok yang menakutkan, tetapi justru membaur dengan rakyat,” ujar Bupati Majalengka, Eman Suherman.
Kolaborasi berkelanjutan ini diharapkan menjadikan Yonif TP 338 tidak hanya sebagai garda pertahanan, tetapi juga pondasi utama pembangunan dan kemandirian pangan Majalengka.