PASURUAN (Surau.ID) – Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur, Lita Machfud Arifin, memperkuat konsolidasi organisasi di Kabupaten dan Kota Pasuruan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029. Langkah ini dilakukan untuk membenahi struktur partai, memperkuat soliditas kader, serta mematangkan strategi peningkatan perolehan kursi legislatif.
Konsolidasi di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur II tersebut merupakan kelanjutan dari agenda serupa yang sebelumnya digelar di Dapil Jawa Timur V atau Malang Raya. Dalam kegiatan ini, NasDem menitikberatkan pada validasi kepengurusan dan penguatan mesin partai hingga tingkat paling bawah.
Lita menegaskan, penguatan organisasi tidak boleh berhenti pada pembentukan kepengurusan secara administratif. Seluruh jajaran harus dipastikan aktif, solid, dan mampu menjalankan tugas organisasi serta membangun kedekatan dengan masyarakat.
“Struktur yang sudah dibentuk harus kita validasi kembali. Kita ingin memastikan bahwa kepengurusan yang sudah mendapatkan SK benar-benar aktif dan menjalankan tugasnya. Jangan hanya lengkap secara administrasi, tetapi harus hadir dan bekerja nyata di tengah masyarakat,” tegas Lita.
Di Kabupaten Pasuruan, konsolidasi melibatkan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), hingga Dewan Pimpinan Ranting (DPRt). Sementara di Kota Pasuruan, agenda serupa difokuskan pada penyelesaian struktur kepengurusan di tingkat bawah dan peningkatan peran kader dalam menyerap aspirasi masyarakat.

Salah satu target yang menjadi perhatian Lita dalam konsolidasi tersebut adalah mengembalikan perolehan kursi DPR RI dari Dapil Jawa Timur II menjadi dua kursi pada Pemilu 2029.
Target tersebut mengacu pada capaian NasDem pada Pemilu Legislatif 2019. Sementara pada Pemilu Legislatif 2024, NasDem kehilangan satu kursi DPR RI dari dapil tersebut.
Kondisi ini menjadi bahan evaluasi bagi jajaran partai untuk memperkuat struktur, meningkatkan soliditas kader, serta mempersiapkan calon legislatif potensial sejak dini.
“Kita harus mengevaluasi apa yang perlu diperbaiki, mulai dari kekuatan struktur, soliditas pengurus, sebaran kader, hingga kesiapan calon legislatif. Target kita adalah mempertahankan kursi yang sudah ada, mengisi dapil-dapil yang masih kosong, dan mengembalikan dua kursi DPR RI dari Dapil Jawa Timur II seperti pada Pileg 2019,” ujar Lita.
Menurutnya, persiapan menghadapi pemilu harus dilakukan secara terukur dan berkelanjutan. Pemetaan potensi di setiap daerah pemilihan serta penguatan jaringan kader menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan organisasi.

Selain membidik dua kursi DPR RI, konsolidasi juga diarahkan untuk meningkatkan perolehan kursi DPRD Kabupaten Pasuruan.
Saat ini, NasDem memiliki dua kursi DPRD Kabupaten Pasuruan yang berasal dari Dapil 3 dan Dapil 4. Kedua dapil tersebut menjadi basis yang akan dipertahankan, sembari memperluas dukungan di daerah pemilihan lainnya.
Untuk Pemilu 2029, NasDem menargetkan minimal empat kursi DPRD Kabupaten Pasuruan agar dapat membentuk fraksi sendiri. Adapun target ideal yang disiapkan mencapai enam kursi.
Pencapaian target tersebut akan didukung dengan pembenahan struktur kepengurusan, pemetaan potensi setiap dapil, serta penjaringan calon legislatif yang dinilai mampu memperkuat posisi partai di tengah masyarakat.
Sementara itu, di Kota Pasuruan, NasDem saat ini memiliki satu kursi DPRD dari Dapil 3 atau Kecamatan Purworejo.
Partai tersebut berupaya mempertahankan kursi yang telah dimiliki sekaligus memperluas basis dukungan di Dapil 1 dan Dapil 2, serta membangun basis baru di Dapil 4.

Dalam konsolidasi tersebut, Lita juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan semangat kekeluargaan di seluruh tingkatan kepengurusan. Ia meminta para ketua DPC mampu menjadi perekat organisasi, menjaga komunikasi, serta menyatukan perbedaan demi mencapai tujuan bersama.
Menurut Lita, soliditas partai tidak dapat dibangun secara instan menjelang pemilu. Karena itu, seluruh kader harus mulai bergerak sejak dini dengan menjalankan fungsi organisasi dan membangun komunikasi yang berkelanjutan dengan masyarakat.
“Jangan menunggu mendekati pemilu untuk membangun kekompakan. Mulai sekarang struktur harus solid, kader harus bergerak, dan calon-calon potensial harus dipersiapkan. Konsolidasi ini adalah bagian dari ikhtiar kita membangun organisasi yang lebih kuat dan terukur menuju 2029,” tandasnya.
Melalui konsolidasi di Kabupaten dan Kota Pasuruan, Lita mendorong penguatan organisasi secara berjenjang, mulai dari DPD, DPC, DPRt, hingga kader di tingkat RT.
Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan NasDem Jawa Timur menghadapi Pemilu 2029, dengan fokus pada validasi struktur, penguatan basis kader, serta pemetaan potensi elektoral di setiap daerah pemilihan.
Dengan persiapan sejak dini, NasDem menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif di Kabupaten dan Kota Pasuruan sekaligus mengembalikan dua kursi DPR RI dari Dapil Jawa Timur II.