SEMARANG (Surau.ID) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara TNI dan Pemprov Jateng untuk menjaga stabilitas keamanan, investasi, dan pertumbuhan ekonomi pada acara pisah sambut Pangdam IV/Diponegoro di Semarang, Senin (19/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Balai Diponegoro tersebut menandai pergantian kepemimpinan dari Mayjen TNI Achiruddin Darojat kepada Mayjen TNI Sudaryanto.
Sinergi yang telah terjalin dinilai menjadi pilar utama dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mendukung percepatan berbagai program pembangunan daerah di Jawa Tengah.
Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa kondisi keamanan yang stabil merupakan jaminan utama untuk menarik investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang kini mencapai 5,8 persen.
Kerja sama Pemprov dan TNI juga diwujudkan melalui program nyata seperti TMMD, penguatan ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, hingga penanganan bencana alam.
Gubernur mengapresiasi pengabdian Mayjen TNI Achiruddin Darojat selama 15 bulan dan menyambut hangat Mayjen TNI Sudaryanto untuk melanjutkan kolaborasi strategis di Jawa Tengah.
“Keamanan dan ketertiban adalah jaminan untuk menarik investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Tengah.
Kolaborasi berkelanjutan lintas sektor ini diharapkan terus membawa Jawa Tengah semakin aman, kondusif, dan sejahtera bagi seluruh lapisan masyarakat.