Probolinggo (Surau.ID) – Yayasan Tarbiyatul Islam (YTI) Banyuanyar Tengah membuka tahun 2026 dengan istigasah dan rapat koordinasi lembaga pendidikan. Kegiatan ini berlangsung di kediaman Ali Qodir, Desa Liprak Wetan, Kamis (1/1/2026).
Agenda tersebut melibatkan seluruh satuan pendidikan di bawah naungan yayasan, mulai RA, MTs, MA, hingga SMK. YTI Banyuanyar Tengah memadukan pendekatan spiritual dan manajerial sebagai langkah awal menyongsong tantangan pendidikan tahun ini.
Kegiatan dihadiri pengurus yayasan, kepala lembaga pendidikan, dewan guru, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran lintas unsur ini mencerminkan komitmen bersama membangun pendidikan yang terarah dan berkelanjutan.
Istigasah menjadi pembuka acara sebagai ikhtiar batin memohon keberkahan dan keselamatan. Doa bersama ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar civitas akademika YTI Banyuanyar Tengah.
Usai istigasah, peserta mengikuti rapat koordinasi antar lembaga pendidikan. Forum ini membahas penguatan sinergi, peningkatan mutu pembelajaran, serta penyelarasan program kerja lintas jenjang.
Rapat berlangsung dinamis dengan fokus pada kesinambungan pendidikan dari tingkat dasar hingga menengah. Yayasan mendorong setiap lembaga menyusun langkah strategis yang saling mendukung.
Kepala MTs Sunan Kalijaga, Syafa’at, menilai kegiatan ini memiliki nilai penting bagi lembaga pendidikan. Ia menekankan keseimbangan antara ikhtiar spiritual dan perencanaan kelembagaan.
“Istigasah ini menjadi penguat batin kita bersama, agar seluruh ikhtiar pendidikan yang kita jalankan mendapatkan ridho Allah SWT. Sementara rapat koordinasi sangat penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kolaborasi antar lembaga, sehingga pendidikan dari tingkat RA hingga MA/SMK berjalan selaras dan berkesinambungan,” ujarnya.
Syafa’at berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin. Menurutnya, forum bersama ini efektif sebagai sarana evaluasi dan konsolidasi antar lembaga di bawah yayasan.
Dukungan juga datang dari Gus Ahmad Ubaidillah atau Gus Ubed. Ia menilai langkah YTI Banyuanyar Tengah sudah tepat dalam membangun pendidikan Islam yang utuh.
“Kegiatan istigasah dan rapat koordinasi ini sangat positif. Pendidikan tidak hanya membutuhkan perencanaan yang matang, tetapi juga doa dan kebersamaan. Dengan kebersamaan seperti ini, insyaallah lembaga-lembaga di bawah Yayasan Tarbiyatul Islam akan semakin maju dan membawa manfaat luas bagi umat,” tutur Gus Ubed.
Gus Ubed mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur lembaga pendidikan. Ia menilai partisipasi kolektif ini menunjukkan semangat tanggung jawab bersama memajukan pendidikan.
Kegiatan ditutup dengan doa dan ramah tamah dalam suasana khidmat dan penuh keakraban. YTI Banyuanyar Tengah berharap semangat awal tahun 2026 ini menjadi fondasi kuat peningkatan kualitas pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat