Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
10 Februari 2026 | 15:23 WIB
Daerah

Jelang Haflatul Ikhtibar ke-40, Ponpes Manbaul Hikam Salurkan 150 Paket Sembako

IMG 20260210 WA0028
Ketua Yayasan Ponpes Manbaul Hikam Kiai Imam Fathor Rozi, menyerahkan paket bantuan sembako kepada warga desa Watukungkuk. (Foto: Istimewa)

 

Probolinggo (Surau.ID) – Menjelang peringatan Haflatul Ikhtibar ke-40, Pondok Pesantren Manbaul Hikam menegaskan peran sosialnya melalui aksi nyata berbagi sembako kepada masyarakat. Sebanyak 150 paket sembako disalurkan kepada warga kurang mampu di tiga titik wilayah, yakni Desa Watuwungkuk, Liprak Wetan, dan Mranggonlawang.

Kegiatan ini menyasar kelompok masyarakat rentan, mulai dari keluarga prasejahtera hingga janda lanjut usia yang selama ini menghadapi keterbatasan ekonomi. Paket sembako yang dibagikan berisi kebutuhan pokok seperti minyak goreng, mie instan, dan kecap, yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga.

Ketua Panitia Haflatul Ikhtibar ke-40, Agus Sholeh, menegaskan bahwa kegiatan berbagi ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari komitmen pesantren dalam membangun solidaritas sosial.

“Aksi sederhana ini menjadi jembatan persaudaraan antara pesantren dan masyarakat sekitar. Pesantren harus hadir, menyatu, dan memberi manfaat nyata bagi warga,” ujar Agus.

Ia menambahkan, pembagian sembako ini menjadi simbol bahwa pesantren tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan umat.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Kiai Imam Fathor Rozi, M.Pd., mengapresiasi penuh inisiatif panitia dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan sosial tersebut.

“Ini adalah wujud nyata nilai-nilai pesantren yang hidup di tengah masyarakat. Saya mengapresiasi kerja panitia dan para santri yang telah menunjukkan bahwa pendidikan pesantren tidak berhenti pada pengajaran, tetapi berlanjut pada pengabdian,” tutur Kiai Rozi.

Menurutnya, kegiatan berbagi sembako ini bukan hanya soal bantuan materi, tetapi juga soal membangun empati dan kepekaan sosial.

“Pesantren harus menjadi sumber keberkahan bagi lingkungan sekitar. Ketika masyarakat merasakan manfaat kehadiran pesantren, di situlah nilai pendidikan dan dakwah benar-benar bekerja,” tambahnya.

Kegiatan berbagi sembako ini menjadi bagian dari rangkaian Haflatul Ikhtibar ke-40 yang tidak hanya berorientasi pada perayaan, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan solidaritas sosial. Di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, langkah Pondok Pesantren Manbaul Hikam ini menjadi penegasan bahwa pesantren tetap relevan sebagai institusi moral dan sosial yang berpihak pada rakyat kecil.

Penulis: Badrul Nurul Hisyam
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id