Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
01 April 2026 | 11:08 WIB
Daerah

YTI Walisongo Banyuanyar Gelar Halalbihalal, Ini Pesan Pentingnya

IMG 20260401
Halalbihalal Yayasan Tarbiyatul Islam (YTI) Walisongo, Banyuanyar Tengah, Rabu, 1 April 2026 (Foto: Badrul NH/Surau.ID).

 

PROBOLINGGO (Surau.ID) – Keluarga besar Yayasan Tarbiyatul Islam (YTI) Walisongo, Banyuanyar Tengah, menggelar Halalbihalal pada hari pertama masuk sekolah pasca-libur Idulfitri, Rabu, 1 April 2026. Kegiatan ini diikuti seluruh guru, staf, dan siswa di Masjid Nurul Hidayah, area yayasan.

Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung khidmat dan menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antarunit pendidikan, mulai jenjang MI hingga menengah atas.

Kepala MTs Sunan Kalijaga, Syafaat, mengatakan tradisi Halalbihalal menjadi momentum untuk saling memaafkan setelah satu tahun berinteraksi di lingkungan sekolah.

“Selama satu tahun menjalankan tugas pendidikan, pastinya kita banyak salah dan khilaf. Maka, sudah sewajarnya di hari yang fitri ini kita saling memaafkan satu sama lain untuk membersihkan hati sebelum memulai lembaran baru,” ujarnya.

Ia menambahkan, hari pertama masuk sekolah menjadi masa transisi sebelum kegiatan belajar mengajar kembali berjalan normal.

“Kamis besok (2/4) agendanya kerja bakti dan bersih-bersih lingkungan sekolah. Selanjutnya, siswa akan mulai mengikuti program-program reguler sekolah secara penuh,” ucapnya.

Persiapan Ujian dan Akreditasi

Syafaat mengingatkan siswa di jenjang akhir, seperti kelas 6 MI, 9 MTs, 12 MA, serta SMK Kesehatan, agar segera mempersiapkan diri menghadapi rangkaian ujian yang akan datang.

Ia juga menyebutkan, Madrasah Aliyah (MA) di lingkungan yayasan dijadwalkan menjalani proses akreditasi pada pekan depan.

“Kami memohon doa restu agar proses akreditasi MA berjalan lancar tanpa kendala dan mendapatkan nilai yang memuaskan sebagai bukti kualitas pendidikan kita,” kata dia.

Ketua YTI Walisongo, Kyai Ahmad Ubaidillah, memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai tradisi saling memaafkan antara guru dan siswa menjadi fondasi penting dalam pembentukan karakter di lingkungan pendidikan.

Kegiatan ditutup dengan saling bersalaman antarwarga sekolah. Momentum ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat baru bagi tenaga pendidik dalam memberikan layanan pendidikan, sekaligus mendorong siswa meraih prestasi lebih baik.

Penulis: Badrul Nurul Hisyam
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id