Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
19 April 2026 | 18:25 WIB
Daerah

Abd Wahid Resmi Jadi Sekretaris GP Ansor Kraksaan, Hasil Pleno 32 Pengurus

IMG
Sekretaris PC Ansor Kraksaan, Abd Wahid (Foto: Ist).

 

KRAKSAAN (Surau.ID) – Abd Wahid resmi ditetapkan sebagai Sekretaris Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kraksaan, menggantikan Muhammad Rizal Mahfudz melalui mekanisme Rapat Pleno Harian di Kantor PCNU Kraksaan, Jumat (17/04/2025).

Keputusan tersebut diambil untuk menjamin keberlangsungan roda organisasi. Namun proses transisi ini sempat mendapat sorotan setelah sekelompok oknum mendatangi kediaman Ketua PC GP Ansor Kraksaan, Sahabat Abd Rahman.

Wahid menegaskan penunjukan dirinya telah memenuhi prosedur yang diatur dalam Peraturan Organisasi (PO) GP Ansor. Sebanyak 32 Pengurus Harian tercatat hadir dalam rapat pleno tersebut untuk memberikan suara dan keputusan.

Ia juga mengklarifikasi isu yang menyebut pemilihannya bersifat subjektif. Menurutnya, jabatan itu merupakan mandat kolektif dari forum tertinggi pengurus.

“Terpilihnya saya sebagai pengganti Sekretaris itu adalah hasil pleno, bukan kemauan ketua secara pribadi. Walaupun Ketua mengusulkan nama saya, tapi keputusan tetap diserahkan sepenuhnya kepada forum,” jelas Wahid.

Oknum Banser Bertindak di Luar Komando

Terkait insiden kedatangan sejumlah orang yang mengatasnamakan Banser ke rumah Ketua PC GP Ansor Kraksaan, Wahid memberikan pernyataan tegas. Ia memastikan tindakan tersebut ilegal dan dilakukan tanpa koordinasi resmi.

“Kasatkorcab Banser Kraksaan sendiri tidak tahu-menahu tentang kejadian tersebut. Artinya, itu bukan perintah organisasi,” ungkapnya.

Wahid sangat menyayangkan aksi intimidasi itu, terutama karena berdampak pada psikologis keluarga Ketua Cabang. Ia menilai tindakan tersebut bertolak belakang dengan etika dan nilai kesantunan yang dijunjung tinggi oleh kader Ansor.

Di akhir pernyataannya, Wahid mengajak seluruh kader Ansor dan Banser di wilayah Kraksaan untuk merapatkan barisan dan menghormati hasil pleno. Ia menekankan tiga poin utama: kepatuhan pada hasil Pleno Harian yang sah, amanah pelayanan organisasi, serta ajakan kembali pada khittah pengabdian kepada ulama dan bangsa.

“Bagi saya, jabatan sekretaris ini hanyalah amanah, bukan perebutan jabatan. Seyogyanya kita harus kembali pada prinsip dasar organisasi, yakni kita di Ansor ini adalah murni pengabdian,” tutupnya.

Penulis: Badrul Nurul Hisyam
Editor: Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id