Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
31 Mei 2026 | 19:41 WIB
Daerah

Konfercab XXIV PCNU Bondowoso Bahas Regenerasi dan Program Strategis

IMG
Bupati Bondowowoso, Ra Hamid di acara Konfercab PCNU Bondowoso (Foto: Surau.ID/Ist).

 

BONDOWOSO (Surau.ID) – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bondowoso menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) XXIV di Pondok Pesantren Nurul Ulum Cindogo, Minggu (31/05/2026). Forum tertinggi organisasi di tingkat cabang itu menjadi ajang evaluasi kepengurusan, penyusunan program strategis, serta proses regenerasi kepemimpinan NU Bondowoso untuk masa khidmat berikutnya.

Konfercab dihadiri pengurus NU dari tingkat ranting, MWCNU, hingga cabang. Sejumlah tokoh pemerintahan, ulama, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir dalam kegiatan yang dibuka oleh Bupati Bondowoso, Dr. KH. Abdul Hamid Wahid, M.Ag.

Ketua PCNU Bondowoso, KH. Abdul Qadir Syam, mengatakan penyelenggaraan Konfercab merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang telah menjadi tradisi dalam tubuh Nahdlatul Ulama. Menurutnya, forum tersebut tidak hanya menjadi sarana konsolidasi internal, tetapi juga momentum memperkuat peran NU dalam kehidupan keagamaan dan kebangsaan.

“Alhamdulillah Allah masih memberikan kita kesempatan untuk terus berjuang. Baik dalam perjuangan keagamaan maupun perjuangan kebangsaan untuk kemaslahatan masyarakat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pondok Pesantren Nurul Ulum Cindogo yang menjadi tuan rumah pelaksanaan konferensi. Menurutnya, berbagai capaian organisasi selama masa kepengurusan tidak lepas dari semangat gotong royong dan pengabdian para pengurus di semua tingkatan.

Penguatan Organisasi

Dalam laporannya, KH. Abdul Qadir Syam menyinggung sejumlah perkembangan yang telah dicapai PCNU Bondowoso. Salah satunya adalah perluasan fasilitas Masjid NU yang kini memiliki luas sekitar 2.000 meter persegi sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kepada warga nahdliyin.

Sementara itu, Rais Syuriah PCNU Bondowoso, KH. Junaidi Mu’thi, mengajak seluruh peserta memanfaatkan forum konferensi sebagai ruang musyawarah untuk menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi. Ia menilai keberhasilan jam’iyah tidak hanya bergantung pada sosok pemimpin, melainkan juga kinerja seluruh elemen organisasi.

“Semoga konfercab ini melahirkan keputusan yang baik dan benar serta menghasilkan kepemimpinan yang mampu menjawab kebutuhan jam’iyah dan jamaah NU Bondowoso,” tuturnya.

Mewakili PBNU, Katib Syuriah PWNU Jawa Timur, Dr. KH. Ahsanul Haq, mengingatkan pentingnya menjalankan seluruh tahapan konferensi sesuai aturan organisasi. Ia juga menekankan perlunya menjaga kekompakan antara ranting, MWCNU, dan pengurus cabang.

“Jangan sampai ada jarak antara ranting, MWC, dan cabang. Kekompakan seluruh elemen NU adalah modal utama untuk membawa organisasi semakin maju dan bermanfaat bagi umat,” katanya.

Selain membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan, Konfercab XXIV PCNU Bondowoso juga dijadwalkan menetapkan rekomendasi program organisasi dan memilih kepemimpinan baru yang akan melanjutkan estafet perjuangan Nahdlatul Ulama di Kabupaten Bondowoso.

Penulis: Roz
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id