Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
18 Juni 2026 | 07:03 WIB
Nasional

Suntikan Dana Besar untuk Modernisasi Madrasah dan Kesejahteraan Guru

IMG 1
Nasaruddin Umar menerima tambahan anggaran Kemenag 2027 (Foto: Surau.ID/Ist).

 

JAKARTA (Surau.ID) – Komisi VIII DPR RI resmi menyetujui tambahan anggaran Kementerian Agama sebesar Rp41,8 triliun pada Rabu, 17 Juni 2026, yang difokuskan untuk revitalisasi madrasah, penguatan pesantren, dan insentif guru.

Tambahan fiskal ini merupakan kenaikan signifikan dari usulan awal sebesar Rp27,9 triliun. Langkah ini diambil sebagai upaya konkret pemerintah dalam memperkuat kualitas pendidikan keagamaan serta memperbaiki taraf hidup pengajar di Indonesia.

Alokasi dana tersebut akan disalurkan ke berbagai sektor vital, dengan porsi terbesar diarahkan untuk perbaikan sarana dan prasarana. Sebanyak 4.750 madrasah dan sekolah keagamaan akan menerima manfaat langsung dari program revitalisasi tersebut tahun depan.

Prioritas Strategis Pendidikan Keagamaan

Penguatan kelembagaan menjadi fokus utama dalam kesepakatan anggaran tahun 2027 ini, terutama dengan pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren. Selain itu, pemerintah berkomitmen meningkatkan kesejahteraan guru Non-ASN yang belum bersertifikat dengan menaikkan insentif hingga Rp1,5 juta per bulan.

Pemerintah menargetkan bahwa dukungan fiskal ini dapat memberikan dampak transformatif bagi layanan pendidikan Islam. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem belajar yang lebih kondusif bagi santri maupun tenaga pendidik di seluruh penjuru tanah air.

Transparansi dan Akuntabilitas Anggaran

Pengelolaan dana tersebut akan diawasi secara ketat demi menjaga prinsip tata kelola yang baik dan akuntabel. Komitmen ini diambil untuk memastikan bahwa setiap rupiah dari tambahan anggaran ini benar-benar menyentuh masyarakat luas dan meningkatkan kualitas pendidikan nasional secara berkelanjutan.

“Dukungan fiskal hasil kesepakatan ini akan langsung kami distribusikan secara proporsional ke tiap unit kerja, guna mempertegas pemenuhan kebutuhan strategis di lapangan,” ujar Nasaruddin Umar, Menteri Agama Republik Indonesia.

Semoga suntikan anggaran ini menjadi titik balik bagi kemajuan kualitas pendidikan agama di Indonesia. Dengan tata kelola yang transparan dan tepat sasaran, harapan akan hadirnya lembaga pendidikan yang modern, mandiri, dan bermartabat dapat segera terwujud bagi seluruh santri serta masyarakat.

Penulis: Misbahul A
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id